PT Krakatau Bandar Samudera (KBS) selaku operator Krakatau International Port (KIP) menggelar festival nelayan di Pantai Tanjung Peni, Kota Cilegon, Senin (16/8/2021). Foto Istimewa

CILEGON, SSC – Dalam upaya mengembangkan potensi laut di Kota Cilegon, operator Krakatau International Port (KIP) yakni PT Krakatau Bandar Samudera (KBS) menggelar Festival Nelayan di Pangkalan Nelayan Tanjung Peni, Kota Cilegon, Sabtu (14/8/2021). Kegiatan yang merupakan program Penguatan Pemberdayaan Keluarga Mandiri (PPKM) ini melibatkan 10 pangkalan Nelayan yang ada di Kota Cilegon.

Hadir Wakil Walikota Cilegon Sanuji Pentamarta yang membuka langsung kegiatan tersebut. Selain festival, KBS yang berkolaborasi dengan PPM School of Management, PT Krakatau Niaga Indonesia dan Pertamina Gas juga membagikan bantuan sembako sebanyak 680 paket.

Nelayan juga mendapat bantuan sarana dan prasarana tangkapan ikan yang dijadikan aset lembaga bersama seperti coolbox, freezer dan genset serta dibantu pengolahan produk tangkapan ikan.

Direktur Utama PT KBS, Akbar Djohan mengatakan kegiatan ini sangat penting dilakukan dalam upaya pemberdayaan nelayan di sekitar Pelabuhan KIP. Kegiatan itu juga sebagai momen pembuktian bahwa industri bermanfaat bagi lingkungan sekitar.

“Kegiatan ini membuktikan bahwa
negara hadir dalam upaya pemberdayaan masyarakat, kami Krakatau International Port dan PT Krakatau Niaga Indonesia yang merupakan bagian dari BUMN Krakatau Steel Group, dengan kegiatan ini ingin menunjukkan bahwa kami hadir dalam pemberdayaan nelayan, Pak Menteri selalu memberikan arahan kepada kami agar selalu hadir dalam upaya pemberdayaan masyarakat sehingga manfaat adanya BUMN dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegasnya.

Baca juga  Jelang Pemilu 2024, Partai-partai baru Sowan ke KPU Cilegon

Johan yang juga Kepala Badan Logistik dan Rantai Pasok Kadin Indonesia menyatakan, bantuan tersebut juga merupakan upaya pemecah permasalahan yang selama ini ada di Nelayan Kota Cilegon. Sehingga diharapkan peningkatan kesejahteraan nelayan dapat segera terealisasi.

“Seperti yang dapat dilihat bahwa bantuan kali ini, selain sembako untuk meringankan beban saat situasi pandemi, ada juga alat-alat seperti coolbox, freezer, genset dan lain-lain. Hal ini merupakan langkah awal dalam upaya memecahkan masalah nelayan di Cilegon selama ini, yang memang harus dicarikan solusinya dari hulu ke hilir,” tutupnya.

Hal ini diamini oleh Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kota Cilegon, Tatang Tarmizi bahwa masalah nelayan di Cilegon ini harus diselesaikan dari hulu ke hilir. Dengan kegiatan tersebut bisa menjadi solusi untuk memecahkan masalah yang ada.

“Perlu diingat bapak Ibu nelayan semua, bahwa apa yang kita terima ini bukan sekedar bantuan, tetapi program yang akan terus berlangsung dalam upaya penyelesaian masalah nelayan selama ini, sehingga diharapkan dengan ini kita dapat meningkatkan kesejahteraan nelayan khususnya di Kota Cilegon. Saya mewakili nelayan Kota Cilegon berterima kasih kepada seluruh pihak yang hadir dan turut membantu dalam kegiatan ini,” ucapnya.

Baca juga  Demo Hari Tani, Mahasiswa Cilegon Soroti Lahan Pertanian Menyusut Akibat Industri

Pada kesempatan yang sama perwakilan PPM School Management Angkatan 70, Wahyu Setyawan menekankan pentingnya jaringan untuk mengembangkan eksistensi nelayan di Cilegon.

“Kami mengajak salah satu BUMN yaitu PT Perindo (Perikanan Indonesia) untuk menciptakan wadah membangun relasi dan promosi sehingga tangkapan ikan nelayan dapat berskala industri bahkan ekspor kedepannya” tegasnya.

Sementara Wakil Walikota Cilegon Sanuji Pentamarta sangat mengapresiasi
bantuan kepada 10 pangkalan nelayan di Cilegon ini dan berharap pemberdayaan
nelayan di lingkungan Kota Cilegon segera terealiasasi dengan lengkapnya bantuan
yang diberikan.

”Saya mewakili Pemerintah Kota Cilegon sangat mengapresiasi kegiatan pemberdayaan nelayan ini, terlebih bantuan ini sangat lengkap. Terima kasih kepada seluruh pihak terutama PT KBS yang dimana bantuan ini merupakan kado ulang tahun Republik Indonesia ke-76 dari PT KBS kepada nelayan,” terangnya. (Ronald/Red)