CILEGON, SSC – Tim Gabungan Kesiapsiagaan Tanggap Darurat BPBD bersama unsur kepolisian dan TNI menggelar apel siaga bencana yang digelar di Kantor BPBD Kota Cilegon. Apel siaga ini langsung di bawah Komandan Kodim (Dandim) 0623 Cilegon Letkol Arm Rico Ricardo Sirait.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cilegon, Rasmi Widyani mengatakan, Cilegon secara geografis, geologis, hidrologis, dan demografis merupakan kota yang memiliki banyak industri. Dengan keberadaan industri ini justru memiliki kerawanan/potensi terjadi bencana. Baik bencana yang disebabkan oleh faktor alam, non alam, maupun manusia. Bencana yang dapat menimbulkan korban jiwa, kerusakan lingkungan, kehilangan harta benda serta berdampak psikologis. Sehingga perlu penanganan secara tepat dan terkoordinasi.

“Dalam rangka menghadapi kejadian ini, kami mengajak semua unsur baik dari pihak kepolisan, TNI, PMI maupun BPBD untuk lebih siap dalam menghadapi bencana yang kapan saja bisa terjadi,” kata Rasmi kepada Selatsunda.com usai kegitan Apel Siaga Bencana yang digelar di Kantor BPBD Kota Cilegon,” Selasa (30/4/2019).

Ia menambahkan, saat ini BPBD Cilegon tengah menyusun Rencana Kontingensi Tanggap Darurat. Dan ditargetkan penyusunan rencana kontinjensi ini dapat rampung tahun ini.

“Dalam menghadapi bencana dibutuhkan sikap, pemikiran, dan perilaku. Upaya mitigasi menjadi elemen penting sebagai bentuk tangguh menghadapi potensi bencana,” tambahnya.

Menurut Rasmi, dalam kerangka membangun migitasi, pengetahuan menjadi bahan dalam mengetahui dan memahami konteks penanggulangan bencana.

“Salah satunya dengan pengetahuan mengenai langkah-langkah yang dilakukan individu dalam menyikapi situasi yang dapat mengarah terjadinya bencana,” ujarnya.

Masih kata Rasmi, berdasarkan data yang dimiliki BPBD Kota Cilegon total bencana yang dihadapi Kota Cilegon selama 2018 sebanyak 25 kasus bencana. 25 bencana terdiri dari bencana banjir 10 bencana, longsor 1 bencana, kegagalan teknologi 1, angin puting beliung 11, laka sungai 1 dan kekeringan 2.

Komandan Kodim ( Dandim) 0623 Cilegon Letkol Arm Rico Ricardo Sirait menjadi komando Apel Siaga Bencana yang digelar di Halaman Kantor BPBD Kota Cilegon,” Selasa (30/4/2019).

Sementara itu, Komandan Kodim ( Dandim) 0623 Cilegon Letkol Arm Rico Ricardo Sirait menegaskan, untuk persoalan bencana tidak hanya tanggungjawab BPBD saja. Namun, harus dilakukan bersama-sama maupun instansi terkait.

“Tanggap bencana merupakan panggilan kemanusiaan dan menjadi tanggung jawab kita bersama. Sekalipun, berada pada kondisi aman dan kondusif, namun kita harus berupaya membuat “Good Disaster Managemen Plant”. Karena penanganan bencAna yang tepat dapat miminimalkan jumlah korban jiwa maupun material,” ujar Rico.

Dalam hal ini, Rico sapaan akrabnya juga mengapresiasi kegiatan apel siaga bencana 2019 tingkat Kota Cilegon. Dengan terlaksananya apel siaga kali ini, mampu memberikan kontribusi aktif dari lembaga pemerintahan, non pemerintah, masyarakat dan lembaga usaha dalam pengurangan resiko bencana,” tungkasnya. (ADV)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here