Walikota Serang, Syafrudin berdialog dengan mahasiswa Organisasi Internal dan Eksternal Kampus se-Kota Serang, Jumat (7/12/2019). Foto Ajat Sudrajat/Selatsunda.com

SERANG, SSC – Walikota Serang, Syafrudin membuka ruang dialog dengan mahasiswa setelah sebelumnya beberapa kali terjadi aksi unjukrasa mengkritik satu tahun kepemimpinannya bersama Wakil Walikota, Subadri Ushuludin. Pertemuan bersama Organisasi Internal dan Eksternal Kampus se-Kota Serang ini dihadiri juga Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Dalam silaturahmi tersebut, mahasiswa menyampaikan permasalahan di Kota Serang yang belum bisa diatasi pemerintah. Mereka menyinggung mulai relokasi PKL di Stadion Maulana Yusuf ke Pasar Kepandean, reformasi birokrasi hingga persoalan tempat hiburan malam.

“Yang disoroti masalah PKL Stadion, Reformasi Birokrasi, kemudian juga masalah perparkiran, kemudian Pekat (Penyakit Masyarakat) dan tempat tempat hiburan yang memang harus kita perbaiki,” kata Syafrudin dalam kegiatan yang di gelar di salah satu rumah makan di Kota Serang, Jumat (6/12/2019).

Syafrudin menyatakan, persoalan seperti tempat hiburan malam diakuinya belum memiliki payung hukum yang jelas mengatur aktivitas usaha tersebut. Meski demikian, ia mengaku akan sesegera mungkin melaksanakan yang diaspirasikan mahasiswa.

“Yang pertama kalau regulasinya belum ada mungkin tempat hiburan kita upayakan regulasi yang jelas, atau tempat tempat parkir yang liar juga itu perlu aturan, kemudian kaitan juga tadi dengan PAD, insya Allah lah kami sudah mencatat semua, insya Allah kami tindak lanjuti, saya kira bukan kedepan saja hari ini juga saya pake insya Allah,” kata Syafrudin.

Dalam pertemuan, mahasiswa juga menyinggung usulan pembentukan BUMD Pasar Rau namun hal itu belum bisa disanggupi Syafrudin. Ia mengatakan perlu melakukan musyawarah terlebih dahulu dengan anggota dewan Kota Serang. (MG-01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here