20.1 C
New York
Sabtu, Juni 13, 2026
BerandaPeristiwaKNPI Kritik Pengangguran di Cilegon Masih Tinggi

KNPI Kritik Pengangguran di Cilegon Masih Tinggi

-

CILEGON, SSC – Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Cilegon Rizki Khairul Ikhwan mengkritik sampai saat ini Pemerintah Kota Cilegon belum mampu menekan tingginya angka pengangguran. Tak hanya itu, pemerintah juga belum mampu menyediakan lapangan pekerjaan untuk pemuda.

Lebih jauh Rizki mengatakan, peran pemerintah untuk mengurangi tingkat pengangguran dianggap masih belum berpihak.

“Jika saya lihat peran dari pemerintah dari mengurangi tingkat pengangguran saat ini masih sangat kurang. Apalagi, dari hasil BPS (Badan Pusat Statistik) angka pengangguran di Cilegon capai 11 persen,” kata Kiki sapaan akrabnya saat ditemui Selatsunda.com usai Rapat Kerja Daerah dan Konsolidasi DPD KNPI Kota Cilegon 2019 di ruang rapat komisi DPRD Cilegon, Minggu (27/1/2019).

Permasalahan pengangguran ini terjadi, kata Kiki, karena pemerintah tidak pernah mengikutsertakan peran pemuda. Pemerintah masih bergantung kepada industri untuk menekan ini.

“Akar permasalahan kenapa pengangguran di Cilegon itu tinggi, karena selama ini peran pemuda tidak pernah diikutsertakan oleh pemerintah. Bahkan, pemerintah sendiri masih sangat bergantung terhadap keberadaan industri. Itulah yang menjadi permasalahan kenapa pengangguran di kita tinggi,” ujar Kiki.

Oleh karena itu, sambung Kiki, perlu kebijakan pemerintah yang lebih berpihak terhadap para generasi muda.

“Akar masalah karena pemerintah belum mendukung keberadaan pemuda. Bahkan, wadah pemuda pun tidak diakomodir oleh pemerintah. Semestinya, perlu ada kolaborasi antara pemuda dan pemerintah untuk masalah pengangguran ini,” sambung Kiki.

Sebagai bagian organisasi kepemudaan, lanjut Kiki, KNPI memberi masukan kepada Pemkot Cilegon untuk mulai menciptakan peluang usaha kepada anak-anak muda. Misalnya, dengan peningkatan entrepreneurship, peningkatan life skill dan peningkatan soft skill. Dengan begitu, angka pengangguran dapat ditekan bersama.

“Dalam hal ini, kita coba tawarkan ke pemerintah program dari KNPI Kota Cilegon dalam menekan pengangguran. Yakni, program kegiatan satu workshop untuk satu kecamatan. Dengan begitu, angka pengangguran di Cilegon akan menurun,” pungkasnya. (Ully/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini