CILEGON, SSC – PT. Seamless Pipe Indonesia Jaya (Tenaris SPIJ) melakukan pemasangan alat dust collector (pengumpul debu) yang ramah lingkungan, baru-baru ini. Pemasangan alat tersebut dilakukan untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi risiko terhadap lingkungan, terutama dalam hal polusi dan kontaminasi udara.
Diketahui, Tenaris SPIJ dalam mengurangi kadar emisi debu lingkungan melakukan penggantian sistem dust collector di departemen Internal Sand Blasting (ISB). Tindakan ini juga diambil agar pemakaian filter lebih tahan lama dan mengurangi kerusakan mesin, sehingga mampu menekan biaya perawatan.
Operations Senior Analyst Tenaris SPIJ, Suherman memaparkan, salah satu tujuan utama penggantian sistem dust collector yakni untuk membuat lingkungan yang aman untuk masyarakat setempat, serta meminimalisir dampak terhadap lingkungan.
Suherman menjelaskan, Departemen ISB telah mencetak peningkatan yang signifikan dalam hal keamanan dan produktivitas sejak pertama kali beroperasi pada 2014.
“Hal ini membuktikan bahwa kami selalu berkomitmen untuk meningkatkan keamanan dan mengurangi dampak terhadap lingkungan yang disebabkan oleh kegiatan operasional kami,” ujarnya, Selasa (31/5/2022).
Ia menjelaskan, perusahaan secara konsisten bekerja sama dengan badan pemerintah terkait untuk memastikan kegiatan operasional pabrik telah berjalan sesuai hukum dan peraturan yang berlaku. Namun, isu emisi udara menjadi keprihatinan dari masyarakat di sekitar pabrik Tenaris SPlJ.
Sementara, Engineering Manager Tenaris SPIJ Yayat Sudrajat menuturkan, perusahaan dengan pemasangan sistem dust collector yang baru berhasil menekan tingkat polusi debu secara signifikan.
“Data ini kami peroleh dari proses pengukuran resmi dari laboratorium independen di Indonesia, hasilnya menunjukkan adanya perbedaan yang drastis,” tuturnya.
Hal yang sama diutarakan Maintenance Manager Tenaris SPIJ, Adrian Pakpahan. Sejak sistem dust collector diganti, kata Adrian, operasional pabrik menjadi lebih efisien. Di mana dengan dust collector, kerusakan berat dapat dicegah karena debu dan partikel halus lain dapat disaring sehingga akan menjamin kelancaran operasional dan perawatan mesin.
“Selain itu, hal ini juga membantu kami dalam menjaga kebersihan lingkungan kerja. Mekanisme filter yang kami gunakan saat ini juga cenderung lebih mudah digunakan, bahkan jika terjadi kontaminasi. Kami juga telah menekan frekuensi penggantian filter dari dua bulan sekali menjadi enam bulan sekali,” ujar Adrian. (Ronald/Red)

