20.1 C
New York
Sabtu, April 18, 2026
BerandaPemerintahanKorban Tsunami di Pulau Sanghyang di Evakuasi ke Pelabuhan Indah Kiat

Korban Tsunami di Pulau Sanghyang di Evakuasi ke Pelabuhan Indah Kiat

-

CILEGON, SSC – Sejumlah korban tsunami yang berada di Pulau Sanghyang dievakuasi. Tim gabungan dari Basarnas, Kesatuan Penjagaan Laut Dan Pantai (KPLP) Dan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas 1 Banten, Minggu (23/12/2018) berhasil mengevakusi 4 korban di pulau yang ada di Kabupaten Serang tersebut.

Informasi yang berhasil dihimpun, korban masing-masing diketahui masih status pelajar itu antara lain adalah Fahri (14), Rizki Kurniawan (16), Umar Maulana (15) dan Saidah (15). Keempat korban ini merupakan warga Lingkungan Karang Tengah, Kelurahan Pabean Kecamatan Kota Cilegon yang saat itu tengah berwisata. Korban dievakuasi dengan kapal milik Basarnas Banten.

Fahri salah seorang korban tsunami Selat Sunda, mengungkapkan saat itu ia bersama rekannya berkemah di Pulau Sangiang untuk mengisi liburan. Namun tiba-tiba pada hari Jum’at (22/12/2018) kemarin, ia langsung kaget dengan datangnya air laut setinggi lima meter menerjang tempat ia dan rekannya berkemah.

“Saat lagi tidur di tenda, tiba-tiba bangun kaya ada yang jailin. Nah pas keluar tenda kaget liat ombak langsung datang dan menghantam kalau di liat ketinggian nya sampe 5 meter, ” ungkapnya.

Fahri menceritakan, ia kemudian terbawa arus namun berhasil selamat dari maut karena saat di terjang ombak besar, dirinya berpegangan di pohon kelapa yang tak jauh dari tenda.

“ Ombak langsung ngegulung saya dan teman-teman bisa selamat karena pegangan pohon kelapa, sempat terombang ambing pas air nya surut langsung turun dari pohon.” paparnya.

Sementara di Tempat yang sama Kepala Kantor Kesyabandaran dan Otoritas Pelabuhan ( KSOP) Kelas 1 Banten, Herwanto mengatakan, pihaknya menerima laporan terdapar tiga orang korban tsunami yang di evakuasi dari Pulau Sanghyang oleh pihaknya. Sementara satu korban di evakuasi ke pelabuhan Paku, Anyer.

“Ada tiga orang korban yang di bawa oleh basarnas dan langsung di evakuasi ke kapal Celurit milik KPLP tanjung Priuk untuk perawatan awal, Informasinya yang selamat dan dibawa kesini (pelabuhan) ada tiga orang, satu orang di bawa ke Anyer dan satu orang lagi atas nama Asrul belum diketemukan kita bersama tim Basarnas dengan semaksimal mungkin akan terus melakukan pencaharian.” Ungkapnya.

Herwanto mengatakan, proses evakuasi cukup berat karena ditejang cuaca buruk di perairan Selat Sunda. Ketinggian gelombang laut diperkirka mencapai 3 hingga 4 meter.

“Informasi dari basarnas wisatawan dan pengunjung pulau sudah berhasil di evakuasi di lokasi tinggal penduduk setempat yang belum di evakuasi.” tandasnya. (Ronald/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini