KPU Kota Cilegon menggelar kegiatan simulasi Pemungutan dan Perhitungan Suara Pemilu 2024 di Kantor KPU, Selasa (30/1/2024). Foto Ronald/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cilegon menggelar simulasi pemungutan dan penghitungan suara Pemilu 2024, Selasa (30/1/2024). Simulasi yang dilaksanakan di Halaman Kantor KPU Cilegon melibatkan ratusan masyarakat sekitar yang juga diikuti oleh PPK dan PPS serta partai politik.

Anggota KPU Kota Cilegon Divisi Teknis, Urip Haryatoni mengatakan, pihaknya melaksanakan simulasi untuk persiapan tahapan penyelenggaraan Pemilu serentak 2024. Urip menuturkan, simulasi digelar sesuai kondisi yang sesungguhnya. Mulai dari persiapan surat suara, kotak suara, logistik lainnya hingga pelaksanaan pemungutan dan perhitungan surat suara.

“Adapun kegiatan ini, kita ril dari proses pemungutan tadi dibuka jam 07.00 WIB pelaksanaan. Pengangkatan sumpah terhadap KPPS setelah itu dihadiri saksi dan pengawas Pemilu dari Panwascamnya. Setelah selesai kita tutup jam 13.00 WIB setelah itu selesai istirahat untuk proses penghitungan,” ujar Urip di lokasi.

Baca juga  Sambut Idul Adha 2024, Krakatau Steel Serahkan Bantuan 211 Hewan Kurban

Simulasi tersebut, kata Urip, juga sekaligus penggunaan aplikasi Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap).

“Tetap kita semua sampai terakhir. Ada hal yang penting juga, jadi sampai aplikasi Sirekap. Dengan sistem kita Sirekap mobile dan juga nanti tata cara penulisan, akan kita nilai. Karena berkenaan dengan Sirekap itu kita juga memastikan bahwa support Sirekap ini yang akan kita sampaikan,” paparnya.

Urip menerangkan, KPU menetapkan TPS 7, Kelurahan Bendungan sebagai titik TPS pada simulasi tersebut. Warga yang dilibatkan sesuai jumlah daftar pemilih tetap (DPT).

“Kita melaksanakan kegiatan simulasi ini, kita titiknya itu ada di TPS 7, di Kelurahan Bendungan, Kecamatan Cilegon dengan jumlah DPT 269, laki-laki 131, perempuan 138,” ujar Urip di lokasi.

Baca juga  Penyelundupan Benih Lobster Diungkap Lanal Banten, 77 Ribu Ekor Diamankan

Urip mengharapkan, dengan simulasi tersebut dapat menjadi gambaran untuk PPK dan PPS saat akan melaksanakan bimbingan teknis ke KPPS nanti.

“Mudah-mudahan hasil dari simulasi ini yang nanti teman-teman PPK dan PPS, akan melakukan bimtek pemantapan terhadap KPPS. Sehingga estimasi waktu itu bisa terukur dengan kegiatan simulasi ini,” pungkasnya. (Ronald/Red)