Kepala Kanwil DJP Banten, Cucu Supriatna diwawancara awak media, Selasa (30/1/2024). Foto Elfrida Ully/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Kantor Wilayah (Kanwil) Dirjen Jendral Pajak (DJP) di Provinsi Banten mencatat penerimaan pajak pada 2023 mencapai Rp 70,87 triliun.

Kepala Kanwil DJP Banten, Cucu Supriatna mengatakan, pencapaian penerimaan pajak tahun 2023 mencapai 103,78 persen atau telah melebih target Rp 68,2 triliun.

Cucu mengungkapkan, kontributor terbesar penerimaan pajak tersebut berasal dari Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dalam negeri yang mencapai Rp 34 triliun atau sekitar 34 persen.

“Yang paling mendominasi dari PPN dalam negeri dan PPh,” kata Cucu Supriatna kepada Selatsunda.com ditemui di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Kota Cilegon, Selasa (30/1/2024).

Kata Cucu, pihaknya pada tahun ini menargetkan penerimaan pajak naik 10 persen dari tahun sebelumnya.

Baca juga  Rayakan Idul Adha, Golkar Cilegon Sembelih Hewan Kurban, 49 Sapi Disumbang Robinsar

“Pada 2024, kami menargetkan kenaikan sebesar 10 persen dari tahun sebelumnya. Insa Allah, kami dengan dukungan teman-teman dan warga di Banten target di 2024 bisa tercapai,” tambahnya.

Diakui Cucu, tingkat kepatuhan wajib pajak warga Banten cukup tinggi, jika dilihat pada persentase tahun 2023. Untuk itu, pada tahun 2024 ini, Cucu berharap agar masyarakat di Provinsi Banten khususnya di Kota Cilegon bisa melaporkan SPT Tahunan tepat waktu.

“Tingkat kepatuhan wajib pajak tahun 2023 alhamdulillah mencapai 102,3 persen melebihi target,” ujarnya.

Ia menghimbau, seluruh wajib pajak baik yang ada di Cilegon maupun yang berada di wilayah Kanwil DJP Banten untuk melaporkan SPT tahunan tepat waktu.

“Sekarang ini sudah Januari jadi sudah saatnya kita melaporkan SPT tahunan, maka lakukanlah pelaporan SPT tahunan tepat waktu dan tepat jumlah,” imbaunya.

Baca juga  Rayakan Idul Adha, Golkar Cilegon Sembelih Hewan Kurban, 49 Sapi Disumbang Robinsar

Pelaporan SPT Tahunan, kata dia, bisa langsung datang ke masing-masing kantor KPP sesuai yang terdaftar dengan wajib pajak. (Ully/Red)