Ilustrasi (Foto Selatsunda.com)

CILEGON, SSC – Satu warga asal Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Virus Corona. Pasien berjenis kelamin laki-laki yang berusia 65 tahun sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum (RSU) Banten. Lansia ini diketahui berstatus PDP usai melakukan perjalanan berobat ke Kota Batu, Malang.

Hal ini dibenarkan Kepala Puskesmas Pulomerak, Isnayati, Senin (30/3/2020). Ia menjelaskan, lansia yang merupakan warga Pulomerak itu awalnya bertatus ODP. Namun  sepulang dari Kota Malang dinyatakan berstatus PDP.

“Baru kemarin kita malam, Minggu (29/3/2020) kita ketahui (Lansia PDP). Sebelumnya, memang pria lansia ini memiliki riwayat sakit hipertensi, stroke dan memilih melakukan pengobatan di Malang. Nah, ketika dia (lansia) kembali ke Cilegon statusnya mulai memburuk akhirnya kita (puskesmas) periksa. Namun ke sini-kesini kondisinya memburuk, dan akhirnya kita bawa ke RSKM Cilegon,” ungkapnya.

Menurutnya, meski masih bertanya PDP, ia masih menunggu hasil lab yang dikeluarkan oleh pihak rumah sakit, apakah pria tersebut memang positif virus corona.

“Yang penting kita tunggu hasil lab. Dari hasil lab ini bisa dipastikan pasien tersebut memang positif virus corona,” ujarnya.

Sementara itu, Kadinkes Cilegon dr Arriadna membenarkan adanya penambahan satu pasien berststus PDP di Kota Cilegon. Pasien pada Minggu (29/3/2020) seusai dari Malang dirawat di RSKM. Setelah didiagnosa bertatus PDP dan dirujuk ke RSU Banten.

“Iyah benar status PDP. Saat ini pasien sudah dilarikan ke RSU Banten,” pungkasnya.

Untuk diketahui, dari peta sebaran Covid-19 Kota Cilegon yang dilansir Dinkes Cilegon, PDP pada hari sebelumnya berjumlah 1 orang. Perkembangan terakhir jumlah PDP menjadi 2 orang. Diantaranya warga Grogol 1 orang dan Pulomerak 1 orang. (Ully/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here