CILEGON, SSC – Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Cilegon Edi Ariadi meminta pejabat di kecamatan dan kelurahan untuk tidak mudik selama lebaran.
“Coba nanti tanya ke Bu Sekda (Sari Suryati) untuk surat imbauan atau arahan yang akan dikeluarkan oleh kita (Pemkot) untuk didistribusikan ke lurah maupun camat ini,” kata Edi saat ditemui Selatsunda.com usai rapat Muspida di Ruang Rapat Walikota, Senin (4/6/2018)
Menurut Edi, pengamanan yang harus dilakukan oleh para camat dan lurah ini sebagai salah satu upaya dalam menekan angka kejahatan maupun kriminalitas yang terjadi di masing-masing wilayah. Bahkan, apabila ada hal-hal yang dianggap mencurigakan lurah dan camat bisa menangani langsung persoalan tersebut.
“Kita imbau mereka (camat dan lurah) untuk lebih siaga selama lebaran ini. Apalagi, banyak rumah kosong yang ditinggal pemilik rumah untuk ke kampung halaman,” ujarnya.
Disinggung kejadian teror bom yang mengancam kereta api jurusan Merak-Rangkasbitung KA 649, Jumat (1/6/2018) kemarin yang dikakukan oleh AW (30) warga Kota Serang, ini juga yang menjadi perhatian untuk para camat maupun lurah.
“Tadi juga sudah dijelaskan didalam rapat Muspida oleh Pak Kapolres Cilegon (AKBP Rizki Agung Prakoso). Kejadian ini kan modus baru, sama kaya kejadian 1 keluarga di Surabaya beberapa pekan lalu. Jadi perlu diantisipasi apabila ada kejadian yang sama lagi,” ucapnya. (Ully/red)




