20.1 C
New York
Kamis, Desember 11, 2025
BerandaMaritimManifes Penumpang di Pelabuhan Merak Segera Terapkan Sistem 'Voice to Text'

Manifes Penumpang di Pelabuhan Merak Segera Terapkan Sistem ‘Voice to Text’

-

CILEGON, SSC – Penerapan manifes dengan sistem terintegrasi akan segera di berlakukan pada bulan september mendatang di Pelabuhan Merak. Pemenuhan daftar penumpang kapal di lintasan Penyeberangan yang ada di ujung Pulau Jawa bagian barat ini akan menggunakan sistem voice to text atau pencatatan data penumpang lewat perekaman suara.

Ketua DPC Gapasdap Merak, Togar Napitupulu mengatakan, sistem voice to text yang baru saja diekspos di hadapan para anggota Gapasdap, Infa dan ASDP serta otoritas KSOP Banten dan BPTD Banten ini diakui masih belum sempurna. Namun menurutnya, baik mulai pencatatan golongan kendaraan, nomor kendaraan, jumlah penumpang dan nama-nama penumpang didalam kendaraan sudah dapat terekam lewat sistem yang dijalankan. Hanya saja, kata Togar, sistem itu perlu di mutakhirkan kembali.

“Sampai saat ini sudah mendekati kesempurnaan. Dimana dengan mengucapkan nama, sudah masuk didalam sistem. Sekarang ini tinggal penyempurnaan saja, mungkin masih ada kekurangan. Makanya, hari ini kita coba panggil programer untuk teknisnya,” ungkap Togar usai rapat di Kantor Gapasdap Merak, Kamis (23/8/2018).

Dipaparkan Togar, sistem manifes penumpang yang diterapkan pada penumpang golongan kendaraan itu akan diterapkan sebelum penumpang naik ke keatas kapal. Petugas operator kapal akan mencatat data penumpang menggunakan aplikasi rekam suara di gadjet yang digunakan. Rekaman suara itu akan dikonversi secara otomatis menjadi data penumpang dan terkoneksi ke sistem operator kapal, ASDP, KSOP dan BPTD.

“Contohnya, golongan 1, nomor mobil sekian, jumlah penumpang sekian orang. Namanya A, B, C, D, E. Alamat misalnya Jakarta. Jadi dengan sendirinya itu akan masuk kesistem sendiri. Sistem juga bisa capture KTP, ” tandasnya.

Walaupun data itu sudah dapat terinput namun pihaknya menilai sistem manifes masih perlu disempurnakan. Pertemuan lanjutan untuk membahas sistem itu masih akan dilakukan untuk merampungkan sistem agar dapat diimplementasikan.

“Tadi sudah matching, cuman terlalu banyak formatnya. Sehingga kita minta fotmat lebih disederhanakan. Dengan satu lembar saja, data sudah tercover seluruhnya. Jadi masih ada pertemuan lagi nanti, untuk penyempurnaan, ” paparnya.

Sementara itu, Kepala Satuan Pelayanan Pelabuhan Merak pada BPTD Banten, Eko Purwanto menilai, upaya operator kapal untuk menerapkan manifest tersistem dipandang sudah mulai dijalankan. Yang terpenting Aturan Menteri Perhubungan (Permenhub) nomor 25 Tahun 2016 tentang Daftar Penumpang dan Kendaraan Angkutan Penyeberangan itu, harus dipenuhi.

“Sebenarnya data manifes di ASDP sudah ada, data kendaraan dan pejalan kaki sudah ada. Yang belum ada itu pengikut (penumpang didalam kendaraan). Inilah yang disempurnakan,” terangnya. (Ronald/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -