CILEGON, SSC – Warga Kota Cilegon diselimuti duka, mantan Walikota Cilegon, H Edi Ariadi meninggal dunia, pada Senin (8/9/2025) pada pukul 4.35 WIB. Almarhum meninggal dunia pada usia 69 tahun pada saat menjalani perawatan di rumah sakit Siloam Lippo, Tangerang.
Salah satu kerabat almarhum, sekaligus Sekda Kota Cilegon Maman Mauludin mengatakan, meninggalnya alhmarhum karena memiliki sakit gangguan fungsi hati yang sudah di derita sejak lama.
“Sejak 2 minggu yang lalu, almarhum keluar masuk rumah sakit karena penyakit ini,” kata Mamab Mauludin saat di konfirmasi Selatsunda.com,” Senin (8/9/2025).
Maman menambahkan, dirinya mendapatkan informasi almarhum meninggal dunia pada Senin (8/9/2025) pada pukul 4.35 WIB oleh anak almarhum.
“Saya dapat kabar bahwa pak Edi Ariyadi meninggal tadi subuh dari anak beliau di WhatsApp, beliau meninggal pada pukul 4.35 WIB WIB di rumah sakit,” tambah Maman.
Rencananya, jenazah almarhum akan diberangkatkan dari Tangerang dan akan dikebumikan di Komplek Pemakaman Tembong Karundang, Kota Serang pada siang ini.
Diketahui, Edi Ariyadi meninggalkan seorang istri bernama Hj. Lili Muflihah dan meninggalkan 2 orang anak bernama Anissa Feby dan Rangga Arya Wardana dan Annisa Dwi Agustin dan Bima Sakti serta 4 orang cucu bernama
Danya Alia Wardana, Almira Nayla Wardana Jennaira Maiza Abimana dan Jasmine Mahira Abimana.
Edi Ariyadi merupakan mantan Walikota Cilegon, dirinya tidak kembali maju pada Pilkada 2020.
Selain pernah menduduki posisi orang nomor satu di Kota Baja, Edi Ariadi juga saat ini menjabat sebagai Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Banten.
Pada Pemilu 2024, dirinya maju menjadi caleg DPR RI Dapil Banten 2 dari Partai NasDem. (Ully/red).

