SERANG, SSC – Warga Kota Serang menggeluhkan banyaknya keberadaan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang berkeliaran bebas. Keberadaan ODGJ ini cukup meresahkan para pengguna jalan.

Pantauan Selatsunda.com, ODGJ dapat ditemui diantaranya di sekitar Bhayangkara, Ciwaru dan lampu merah Sempu. Keberadaan ODGJ dianggap cukup meresahkan para pengguna jalan.

Salah satu mahasiswa Untirta, Ega mengaku sangat resah dengan keberadaan ODGJ yang selalu berkeliaran. Sebab, jika terus didiamkan, tentunya akan merugikan warga dengan kejanggalan dan tingkah laku mereka.

“Kami berharap hal ini menjadi perhatian serius, jangan sampai nanti telah terjadi kekacauan baru ada tindakan, kan itu terkesan pemerintah tutup mata,” kata Ega kepada Selatsunda.com,” Jumat (27/11/2020).

Lanjut Ega, ODGJ yang berkeliaran ini kadang tak berbusana.

“Resah aja kalai ada ODGJ yang enggak pakai busana. Jangankan kami yang perempuan, mungkin yang laki-laki pun risih melihatnya. Semoga bisa ditindaklanjut sama pemerintah. Ngeri juga kami,” lanjut Ega.

Kepala Satpol PP Kota Serang, Kusna Ramdani mengaku baru mengetahui adanya ODGJ tak berbusana berkeliaran beberapa titik Kota Serang. Meski begitu, Dinas Sosial (Dinso) yang bertanggung jawab atas keberadaan ODGJ tersebut.

“Kalau kami itu hanya penertibannya saja. Tapi, yang bertanggung jawab atas keberadaan mereka (ODGJ) ada di Dinsos,” katanya.

Dirinya mengklaim Satpol PP Kota Serang melakukan penertiban kepada anak jalanan (Anjal), pengemis dan manusia silver dan menemukan ODGJ, maka pihaknya akan ikut menertibkan.

“Jadi kalau penertiban ODGJ itu tidak ada. Tapi kalau kami sedang melakukan penertiban Anjal, manusia silver, itu sekalian kami tertibkan ketika bertemu ODGJ,” jelasnya.

Ia menuturkan, selain menangani ODGJ, Dinas Satpol PP sudah melakukan penertiban ke manusia silver dan pengemis yang berkeliaran di Kota Serang.

“Untuk anjal, manusia silver dan pengemis kita berikan sanksi . Bisa dalam bentuk pembinaan maupun sanksi sosial seperti disuruh menyapu jalan. Tapi kalau ODGJ kami serahkan ke Dinsos,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinsos Kota Serang, Moch Poppy Nopriadi belum bisa dikonfirmasi berulang kali. (SSC-03/red)