Riung Mungpulung dan Istighosah Peringatan HUT RI ke-73 yang digelar di halaman Kantor Walikota Cilegon terlihat sepi dari tamu undangan dan pejabat, Kamis (16/8/2018). Foto Elfrida Ully/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Tamu undangan yang hadir pada acara Riung Mungpulung dan Istighosah Peringatan HUT RI ke-73 yang digelar di halaman Kantor Walikota Cilegon terlihat sepi.

Pantauan Selatsunda.com di lokasi, hingga pukul 09.13 WIB masih banyak kursi kosong yang belum diisi oleh para tamu undangan maupun para pegawai Pemkot Cilegon. Bukan itu saja, para pegawai yang ada dilokasi lebih memilih berteduh di bawah pohon rindang.

Kepala Bidang (Kabid) Pengadaan, Pemberhentian, Pembinaan Kesejahteraan, dan Administrasi pada Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Cilegon, Lela Sulelah tidak berkata banyak saat dikonfirmasi. Ia bahkan mengatakan, BKPP malah di semprot oleh Plt Walikota Cilegon, Edi Ariadi karena kondisi itu.

“Iyah nih pak Plt marah ke kita. Minta kita untuk pegawai ngisi bangku yang kosong yang ada di depan,” kata Lela kepada Selatsunda.com,” Kamis (16/8/2018).

Lela mengaku, pada kegiatan riung mungpulung dan Istighosah ini, BKPP tidak menerapkan sistem finger print kepada pegawai.

“Kalau hari ini enggak ada fingerprint. Mulai besok, Jumat (17/8/2018) penerapan fingerprint itu,” ujarnya. (Ully/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here