Kepala Perwakilan Ombudsman Provinsi Banten, Fadli Afriadi didampingi Sekda Kota Cilegon, Maman Mauludin ditemui di MPP Kota Cilegon, Selasa (10/1/2023). Foto Elfrida Ully/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Kepala Perwakilan Ombudsman Provinsi Banten, Fadli Afriadi memantau pelayanan yang ada di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Cilegon tepatnya di Gedung Graha Edhi Praja Kantor Walikota Cilegon, Selasa (10/1/2023).

Kedatangan Kepala Perwakilan Ombudsman Provinsi Banten langsung didampingi oleh Seketaris Daerah (Sekda) Kota Cilegon Maman Mauludin, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Cilegon Tb Dendi Rudiatna dan Staf Ahli Walikota Cilegon, Sabri.

Kepala Perwakilan Ombudsman Provinsi Banten, Fadli Afriadi mengatakan, kedatangan Ombusman Banten ke MPP Cilegon guna melihat langsung gedung dan pelayanan yang diberikan ke masyarakat.

“Jadi dengan keberadaan MPP Kota Cilegon, Pemkot Cilegon bisa memberikan kemudahan bagi masyarakat, sehingga kekurangan dalam hal pelayanan bisa diatasi. Mudah-mudahan dengn bangunan MPP yang sudah bagus ini, beberapa kekurangan kemarin bisa diatasi oleh pemerintah sehingga tahun depan hasil kepatuhan di Cilegon bisa lebih baik dengan keberadaan MPP,” kata Fadli Afriadi kepada awak media ditemui di MPP Cilegon.

Baca juga  Gaspol Abangku ke Kalos Kafe, Tempat Nongkrong Baru di Cilegon dengan View Alam, Yuks Cobain

Fadli menambahkan, hadirnya MPP di Kota diharapkan semua pelayanan masyarakat terpusat di MPP.

“Sangat terbantu sekali dengan hadirnya MPP. Karena masyarakat cukup datang ke satu tempat, di mana tempat tersebut sudah tersedia layanan yang ingin masyarakat ingin tuju. Yang penting, kayanan dan kompetensi dari sisi pelaksama selalu di tingkatkan,” tambahnya.

Fadli menegaskan bahwa Ombudsman akan memantau keberadaan MPP di Kota Cilegon minimal sampai satu semester mendatang. Namun demikian, pihaknya optimistis keberadaan MPP akan meningkatkan pelayanan publik di Kota Cilegon.

“Kita akan melihat perkembangannya seperti apa. Sampai saat ini kita belum bisa memberi banyak masukan. Ini sudah bagus. Kita lihat lima sampai enam bulan ke depan, kalau tidak ada keluhan yang masuk ke Ombudsman, berarti sudah berjalan sebagaimana mestinya,” tegasnya.

Baca juga  Gaspol Abangku ke Kalos Kafe, Tempat Nongkrong Baru di Cilegon dengan View Alam, Yuks Cobain

Sementara itu, Seketaris Daerah (Sekda) Kota Cilegon, Maman Mauludin mengatakan bahwa pihaknya memang tengah konsen memperbaiki pelayanan publik.

“Masukan dari Ombudsman harus kita tingkatkan. Ke depan kita akan lebih baik, untuk semua bentuk pelayanan kepada masyarakat,” ujar Maman.

Rencananya, kata Maman, pada tahun anggaran 2023, pihaknya akan terus menyempurnakan sarana dan prasarana di MPP.

“Jadi kalau masih kurang sempurna, kami mohon maaf, ke depan akan lebih baik lagi. Misalnya sarana parkir akan coba kita perluas,” pungkasnya. (Ully/Red)