Perwakilan Ombudsman RI pada Bagian Resolusi dan Monitoring, Dewi Ratnasari kepada media usai kunjungan di Pemkot Serang, Jumat (13/12/2019). Foto Ajat Sudrajat/Selatsunda.com

SERANG, SSC – Ombudsman Republik Indonesia (RI) mengadakan pertemuan dengan Walikota Serang, Syafrudin di Kantor Pusat Pemerintahan Kota Serang, Jumat (13/12/2019). Lembaga penyelenggaraan pelayanan publik ini datang melaporkan aduan warga terkait tower milik PT Solusindo Kreasi di Perumahan Griya Serang Asri, Kelurahan Cipocok Jaya, Kecamatan Serang yang diduga tak mengantongi izin.

“Kami menerima laporan dari warga bila ada tower yang diguga tak berizin di Perumahan Griya Serang Asri. Atas laporan ini, akhirnya kami langsung tindaklanjuti dan laporkan adanya tower diduga tak berizin ini ke Walikota Serang (Syafrudin,red),” kata Perwakilan Ombudsman RI pada Bagian Resolusi dan Monitoring, Dewi Ratnasari kepada media usai kunjungan.

Dewi menyatakan, pihaknya meminta agar aduan warga ini segera ditindaklanjuti oleh Pemkot Serang.

“Kita sarankan ke Pemkot Serang agar keluhan warga segera ditindaklanjuti,” sambungnya.

Dalam hal ini, pihaknya menyerahkan persoalan ini langsung ke Pemkot Serang.

“Kami sih hanya memberikan saran aja. Apapun solusi yang akan diambil oleh Pemkot Serang dalam menyelesaikan masalah ini, Ombusman secara prinsip hanya memberi saran kepada Pemkot Serang untuk secepatnya berkoordinasi dengan warga setempat,” ujarnya.

Meski meminta ditindaklanjuti Pemkot Serang, sambung Dewi, Ombusman RI akan tetap mengawasi keberadaan tower tersebut dengan memanggil pihak-pihak yang bertanggunjawab.

“Pada awal januari 2020 mendatang, kami akan mengundang perusahan sekaligus pemerintah dan masyarakat untuk menjelaskan persoalan tower diduga tak berizin ini,” sambung Dewi.

Menanggapi laporan itu, Walikota Serang Syafrudin mengaku pertemuan kali ini sudah yang keempat kalinya digelar.

“Ini sudah pertemuan yang keempat kita gelar. Adapun saran dan anjuran yang disampaikan oleh Ombudsman RI sudah kita lakukan melalui penegakan perda, surat peringatan dan dipasang police line,” ucapnya.

Untuk menindaklanjuti itu, Syafrudin meminta agar Ombudsman RI berani menghadirkan pihak perusahan untuk menyelesaikan persoalan tower diduga tak berizin tersebut. (MG-01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here