Petugas Bea Cukai mengabadikan foto sesaat setelah melakukan operasi barang diduga rokok tanpa cukai di salah satu rumah makan di Lingkungan Gerem Raya, Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon, Kamis (5/9/2021) malam. Foto Ronald Siagian/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Petugas Bea Cukai Merak mengamankan sejumlah kardus paket dari bus yang diduga berisi barang rokok illegal, Kamis (9/9/2021) malam. Operasi di Lingkungan Gerem Raya, Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon itu sempat dikeluhkan Pemilik Rumah Makan Kaffei, Ramadan Harahap karena menganggu usaha dan penumpang bus.

Mengenai operasi, Kepala Kantor KPPBC Madya Pabean Merak, Beni Novri mengatakan hasil pemeriksaan masih dalam proses.

“Itu masih dalam proses. Itu belum dilaporkan ke saya, masih pendalaman,” ujarnya dikonfirmasi, Jumat (10/9/2021).

Terkait adanya keluhan pemilik rumah makan tentang operasi kerap menganggu usaha dan penumpang bus, Beni memakluminya. Kata Beni aduan itu dapat dijadikan masukan untuk pihaknya.

Baca juga  PTM Berjalan Tiga Pekan, Dindik Cilegon Klaim Tak Temukan Klaster Sekolah

“Itu jadi masukan kami juga,” tuturnya.

Prinsipnya, Beni mengungkapkan, operasi dilakukan untuk memberantas peredaran rokok tanpa cukai dan barang ilegal lainnya. Terutama operasi di wilayah Merak yang saat ini fokus dilakukan pada peredaran barang-barang ilegal di lalu lintas kendaraan dari Jawa ke Sumatera atau sebaliknya.

“Ini kan (kendaraan membawa barang rokok tanpa cukai) karena sering dilewati dari Jawa ke sumatera maupun Sumatera ke Jawa. Semua itu kan berdasarkan informasi dan analisa intelejen. Kalau diduga disana ada persinggahan, sering ditempati mobil bawaan itu, sering kesana memang Kita secara random saja, tidak setiap hari,” ungkapnya. (Ronald/Red)