SERANG, SSC – Pemerintah Pusat telah menyamapaikan masyarakat yang keluar rumah wajib untuk menggunakan masker kain mencegah penyebaran Covid-19 namun masih ada ditemukan yang tidak mengikuti anjuran tersebut. Tampak di Pasar Rau, Kota Serang, Minggu (12/4/2020), para pedagang masih banyak yang belum menggunakan masker yang dianjurkan. Pedagang juga terlihat tidak menggunakan sarung tangan saat bertransaksi.
Salah satu pedagang sayur, Ridwan mengaku, jika hingga sampai saat ini baik dari pihak pasar maupun dari dinas belum ada pemberitahuan menggunakan masker kain ke semua pedagang. Bahkan, ia pun belum mengetahui informasi untuk menggunakan masker atau jaga jarak.
“Enggak tahu kalau memang harus pakai masker. Dari dinas gak ada informasi kalau pedagang harus pake masker dan jaga jarak. Yang kita (pedagang,red) pikirkan bagaimana dagangan kita bisa laku, itu udah alhamdulilah,” kata Ridwan kepada Selatsunda.com.
Ditambahkan Ridwan, apabila dari dinas sedianya memberikan masker, ia pun memastikan akan mematuhi aturan pemerintah untuk menggunakan masker.
“Yah kalau di kasih mau aja kita turuti. Masa buat jaga kesehatan untuk kita enggak sih. Tapi memang dari dinas belum ada pemberitahuan,” tambahnya.
Sementara itu, pedagang lainnya, Tanto juga mengaku, jika dari dinas terkait pun belum memberikan informasi kepada pedagang untuk memggunakan masker.
“Kalau dari Televisi sih pernah dengar harus pakai masker. Saya kira kan itu gak benar. Lagian juga dari pemerintah di sini pun gak ada informasinya. Tapi doa-doa aja semoga kita terbebas dari corona,” ujarnya. (Ully/Red)

