20.1 C
New York
Kamis, Desember 11, 2025
BerandaPeristiwaPekerja Tewas di Pelabuhan Indah Kiat, Ini Kata KSOP Banten

Pekerja Tewas di Pelabuhan Indah Kiat, Ini Kata KSOP Banten

-

CILEGON, SSC – Kecelakaan kerja yang menewaskan Ahmad Sulaiman (46) di Pelabuhan Indah Kiat, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon masih dalam penyelidikan petugas. Dalam investigasi awal atas tewasnya pekerja PT ABMA ini, KSOP menyebut kecelakaan itu diduga terjadi karena kelalaian korban yang ada diatas eskavator ketika hendak diturunkan dengan crane dari kapal MV Green World.

“Itu memang tidak boleh ada orang, itu menyalahi aturan. Misalnya ada crane, dibawah ada sopir yang ada diatas truk, kan (crane) itu sedang bekerja. Itu (secara aturan) sudah tidak boleh,” ungkap Kepala Seksi Bimbingan Usaha dan Jasa Kepelabuhanan KSOP Banten, Yovianus Mutianto di konfirmasi di Kantor KSOP Banten, Selasa (27/11/2018).

Yovianus yang saat itu didampingi Kepala Seksi Lalu Lintas dan Angkutan Laut, Asnawi memprediksi, kecelakaan terjadi murni kelalaian korban. Menurutnya, korban semestinya tidak diperbolehkan berada di atas eskavator saat dilokasi. Area pemindahan barang baik muatan atau barang apapun di pelabuhan, harus steril.

“Itu (dugaan) human error. Jadi dia (korban) itu ikut (eskavator) loadernya. Jadi pas dipindahkan, (tali) lepas,” paparnya.

Sebagai penyelenggara dan otoritas pelabuhan, kata Pria yang disapa Yovi ini melanjutkan, KSOP telah menjalankan mekanismenya dalam mengawasi setiap bongkar muat kapal di pelabuhan termasuk proses bongkar muatan MV Green World. Namun kejadian tersebut diduga pihaknya sebagai suatu aktivitas pekerjaan yang tidak biasa dan menyimpang dari mekanisme prosedur kerja di pelabuhan.

“Selama ini kita memang meng-cover setiap kegiatan. Kegiatan yang dilakukan PBM, itu sudah bisa dilakukan. Artinya ada dugaan penyimpangan dengan kejadian ini,” tandasnya.

Diketahui, pekerja bernama Ahmad Sulaiman tewas diduga tertimpa eskavator saat berada pada proses sandar Kapal MV Green World di Pelabuhan Indah Kiat. Korban tewas di Kapal yang akan membongkar  39.382,52 metrik ton muatan bahan kertas. Rencananya muatan asal Vietnam yang diimpor oleh Indah Kiat ini akan didistribusikan ke Karawang, Jawa Barat.

“Kita akan memanggil dari PBM-nya. Kenapa kejadian itu terjadi, nanti akan kita minta keterangan,” pungkasnya. (Ronald/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -