Plt Walikota Cilegon, Edi Ariadi memberi selamat kepada Kepengurusan DPC INSA Banten masa 2018-2022 yang baru dilantik saat di The Royale Krakatau Hotel, Kota Cilegon, Rabu (16/1/2019). Foto Ronald/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) Indonesian National Shipowners Association Provinsi Banten, Agus Sutanto menyebut bahwa rencana Pemerintah Kota Cilegon membangun Pelabuhan Warnasari memiliki peluang yang besar untuk dunia usaha pelayaran di Banten. Bahkan bila telah beroperasi,  Pelabuhan milik Pemerintah Kota Cilegon ini dinilai mampu mengatasi antrean kapal (dwelling time) yang selama ini masih terjadi di tiga pelabuhan umum di Banten.

“(Pelabuhan Warnasari) Itu dibutuhkan, untuk general cargo. Karena kita tahu di Banten ini cuman ada ciwandan (PT Pelindo II Banten), Cigading (PT Krakatau Bandar Samudera) dan Merak Mas (PT IKPP). Sehingga kalau misalnya seperti cuaca buruk, kadang-kadang kan juga (kapal) susah masuk juga.  Saya tahu desain pelabuhan earnasari cukup masuk ke dalam, sehingga (kapal saat cuaca buruk) all weather bisa masuk juga,” ujar Agus pasca Pelantikan DPC INSA Banten 2018-2022 di The Royale Krakatau Hotel,  Kota Cilegon, Rabu (16/1/2019).

Sekalipun belum beroperasi dan masih sebatas groundbreaking pada 2017 lalu, namun kata Agus, keberadaan Pelabuhan Warnasari begitu dibutuhkan. Melihat kunjungan kapal yang tidak sebanding dengan 3 pelabuhan barang yang ada di Banten ini, lanjutnya, Pelabuhan Warnasari dinilai mampu menjadi solusi mengatasi dwelling time.

“Kayak bulan lalu saja, kita kebingungan juga cari tempat. (kapal) tol laut masuk kesini beberapa waktu lalu,  kita kebingungan nyari tempat. Karena ciwandan penuh, cigading penuh, indah kiat juga penuh juga. Jadi sangat dibutuhkan warnasari,” terangnya.

Menurutnya tiga pelabuhan umum yang ada di Banten saat ini belum mampu melayani banyaknya kapal yang masuk. Setiap bulannya, kapal yang masuk di Banten sekitar 700 kapal. Banyaknya kapal itu, diakuinya terjadi antrean bongkar muat barang.

“Pelabuhan masih kurang, Terbukti, ya masih ada kapal antrean. Kalau parameter itu masih ada antrean,  masih tunggu sandar kapal yang masih ada. Jadi saya pikir 4 pelabuhan umum sudah cukup,” tandasnya.

Sementara itu, Plt Walikota Cilegon, Edi Ariadi mengucapkan selamat atas pelantikan INSA Banten. Ia berharap, ada dukungan besar dari pelaku usaha pelayaran di Banten untuk memajukan krmaritiman di Cilegon.  Selama ini, kata Edi, INSA telah bekerjasama dengan pemkot menggunakan jasa pandu dan tunda dari PT Pelabuhan Cilegon Mandiri (PT PCM)  selaku BUMD Kota Cilegon. Ia meminta agar kerjasama yang dibuat dengan INSA juga dapat menjadi bentuk dukungan kepada pemkot atas rencana pembangunan Pelabuhan Warnasari.

“Kan banyak bantu kita juga support PCM, INSA itu. Karena agen-agen dibawah dia itu,  senangnya dengan PCM. Saya terimakasih sudah di support INSA. Mudah-mudahan saja,dia lebih suka dilayani kita,” ujar Edi seraya menegaskan kembali yang disampaikannya dalam sambutan. (Ronald/Red)

Komnetar anda tentang berita diatas?