CILEGON, SSC – Warga Cilegon yang terdiri dari puluhan pelajar, mahasiswa dan masyarakat mengikuti kejuaraan inovasi Teknologi Tepat Guna yang dilaksanakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) yang digelar di Asa Sport Center, pagi tadi.
Dalam kegiatan itu, berbagai macam inovasi dihasilkan para peserta. Mulai dari inovasi pangan dan inovasi lainya.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Banten, Berly Rizky Natahadikusuma mengapresiasi pelaksanaan Pra Gelar Teknologi Tepat Guna Nusantara (GTTGN) yang digelar oleh Bapledalitbang Kota Cilegon. Di mana, dari 30 peserta yang mengikuti ajang ini, akan disaring dan dipilih untuk mewakili Provinsi Banten ke tingkat nasional.
“Kami mengapresiasi pelaksanaan pra-TTG nasional yang diselenggarakan oleh pemerintah kota Cilgon dalam dalam rangka meningkatkan semangat inovasi dari anak bangsa khususnya di wilayah Provinsi Banten,” kata Berly Rizky kepada awak media usai acara Pra Gelar Teknologi Tepat Guna Nusantara (GTTGN) yang digelar di Asa Sport Center, Kamis (16/10/2025).
Berly menambahkan, Pemprov Banten telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 1,7 miliar dari APBD Provinsi Banten 2025. Anggaran yang disediakan sebagai bentuk dukungan Pemprov Banten pelaksanaan TTG Nasinonal yang rencana akan digelar di Kota Cilegon.
“Jadi kami akan mengalokasikan anggaran senilai Rp 1,7 miliar melalui APBD Provinsi Banten,” tambah Berly.
Lebih lanjut, Berly juga mengungkapkan, total inovasi tepat guna yang milik masyarakat, sekolah dan perguruan tinggi ada sebanyak 400 inovasi.
“Nah kalau kita bicara jumlahnya otomatis kalau bicara inovasinya di tingkat Provinsi saja yang mewakili kabupaten dan kota setiap tahunnya ada sekitar 30-40 jenis. Jadi dimungkinkan bahwa sampai dengan saat ini kalau kita bicara tahunan maka di kisaran 400 inovasi pernah diikuti oleh masyarakat,” ucapnya.
“Tentu dukungan Pak Gubernur, Pak Wakil Gubernur dari sisi pembinaan kepada para walikota, maupun bupati, khususnya di Cilegon berkaitan dengan program, kami selalu mendukung hal tersebut. Khususnya nanti mungkin kita akan mengarahkan bantuan keuangan kepada kota Cilegon untuk mengarah kepada inovasi teknologi yang ada di wilayah Kota Cilegon,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan pada Bappeda Litbang Cilegon, Rina Fatwa Aulia menjelaskan, ada 40 inovasi baru yang sudah ditunjukan. Inovasi baru ini terdiri dari inovasi pertanian, energi dan inovasi pangan. Sedangkan 30 inovasi yang ada ini akan dinilai oleh LAN RI untuk bisa ditunjuk untuk mengikuti Gelar Teknologi Tepat Guna Nusantara (GTTGN) tingkat nasional. (Ully/Red)

