Wakil Walikota Cilegon, Sanuji Pentamarta saat menyampaikan sambutannya dalam kegiatan Penguatan Kelompok Usaha Bersama (KUBE) E-Warong Kota Cilegon 2021 yang digelar di salah satu hotel di Kota Cilegon, Jumat (8/10/2021). Foto Elfrida Ully/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon mendorong para Kelompok Usaha Bersama (KUBE) untuk memanfaatkan potensial digitalisasi marketing dalam memudahkan para pelaku usaha dalam bertransaksi. Dengan cara ini, para pelaku usaha khsususnya pelaku usaha kecil bisa bertahan hidup dan berkembang.

“Menurut saya cara seperti ini cukup strategis. Mereka (KUBE) ini butuh perhatian pemerintah. Keberadaan KUBE-KUBE ini harus di rawat, dijaga dan diperhatikan keberadaan mereka,” kata Wakil Walikota Cilegon, Sanuji Pentamarta kepada awak media pada kegiatan k Usaha Bersama (KUBE) E-Warong 2021 yang digelar di salah satu hotel di Kota Cilegon, Jumat (8/10/2021).

Sanuji menilai, era digital membawa pengaruh yang cukup besar dalam kehidupan manusia. Berbagai aktivitas dan kebutuhan dipermudah dengan adanya kecanggihan teknologi, termasuk dunia pemasaran atau marketing.

Baca juga  Truk Tangki Air Minum Tabrak Rumah Makan dan Bengkel di Merak, Sopir Tewas Ditempat

“Tujuan dari memanfaatkan pemasaran online adalah membawa proses marketing ini agar mendapat jangkauan yang lebih luas, efektif dari segi waktu, tenaga, maupun biaya,” terangnya.

Menurut Sanuji, strategi pemasaran produk dinilai penting karena dapat mendorong pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat kecil maupun miskin dalam mengembangkan usaha.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Cilegon Ahmad Jubaedi menjelaskan, penguatan KUBE E-Warong sebagai upaya pemerintah guna meningkatkan kemampuan berusaha bagi para pelaku usaha yang tergabung dalam anggota KUBE guna memenuhi Kebutuban sehari-hari.

“Sebenarnya potensi yang dimiliki KUBE ini cukup banyak. Karena itu, Dinsos Cilegon akan berupaya lebih memperkuat peranan KUBE untuk memperluas segmen usaha,” pungkasnya. (Ully/Red)