PALEMBANG, SSC – Untuk kesekian kalinya, Pemkot Cilegon berhasil mendapatkan piagam penghargaan Grand Design Pembangunan Kependudukan (GDPK) Award Tahun 2023.

Apresiasi tersebut diberikan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), di Hotel Wyndam Opi Mall Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (4/7/2023).

Kepala BKKBN Hasto Wardoyo mengapresiasi pemerintah daerah yang sudah bekerja keras mengendalikan jumlah penduduk, termasuk di antaranya dengan menyusun GPDK.

Menurutnya, saat ini Indonesia tengah memasuki tonggak sejarah baru bidang kependudukan, dimana jumlah rata-rata wanita melahirkan mencapai 2,14.

“Ini paling tinggi dari survei sebelumnya. Kita harus punya mindsite baru agar tidak terjebak dalam fokus orientasi kuntitas, tapi bagaimana meningkatkan kualitas,” kata Hasto.

Meski demikian, kata dia, masih ada kesenjangan antar-provinsi dalam hal jumlah wanita melahirkan. Dia mencontohkan, di Jawa Tengah, Jawa Timur, DKI Jakarta, dan Bali rata-rata wanita melahirkan sudah di bawah 2,1.

Baca juga  KPU Kota Cilegon Gelar Rakor dengan Parpol, Bahas Pencermatan Rancangan DCT

Sedangkan di daerah lain seperti Nusa Tenggara Timur (NTT), Maluku Utara, Sulawesi Barat, Papua, masih di atas angka tersebut. “Sehingga kita harus membuat kebijakan, kalau bisa 2,1 ini tidak turun dan tidak naik sehingga seimbang,” ungkapnya.

Walikota Cilegon Helldy Agustian mengapresiasi tim Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3KP2KB) Kota Cilegon yang telah bekerja keras sehingga mendapat penilaian positif dari pemerintah pusat.

“Ini adalah penghargaan ke-38 selama kami menjabat. Tentu saja kami bangga karena dari 514 kabupaten kota se-Indonesia, Kota Cileogn masuk tiga besar,” kata Wali Kota.

Dia berharap penghargaan tersebut bisa memicu organisasi perangkat daerah (OPD) lain agar lebih berprestasi sehingga Kota Cileogn semakin dikenal di kancah nasional.

Baca juga  Jalan Sehat Harhubnas 2023, Ini Pesan yang Disampaikan Kepala KSOP Banten

Sementara itu, Plt Kepala DP3KP2KB Kota Cilegon Agus Zulkarnain mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota Cileogn atas dukungan dan arahannya kepada tim pemyusun GDBK Kota Cilegon.

“Ada lima pilar yang kita buat dalam GDPK, yakni pilar pengendalian kuantias penduduk, pilar peningkatan kualitas penduduk, pilar persebaran dan mobilitas penduduk, pilar pembangunan keluarga, serta pilar admnistrasi kependudukan,” jelasnya.

Agus pun berharap penyusunan GDPK Kota Cilegon yang terdiri dari lima pilar tersebut dapat bermanfaat dan menjadi arah kebijakan Kota Cilegon pada 2025-2045.

Dari 514 kabupaten kota se-Indonesia, Kota Cilegon menempati urutan ketiga. Sementara peringkat kedua diduduki Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur, dan peringkat pertama Kabupaten Sleman, Provinsi Yogyakarta. (ADV)