Seorang WNA asal Australia menerima KTP elektronik dari Pemkot Cilegon, Jumat (3/6/2022). KTP-el tersebut diserahkan langsung oleh Walikota Cilegon, Helldy Agustian yang turut didampingi Wakilnya, Sanuji Pentamarta. Foto Istimewa

CILEGON, SSC – Pemerintah Kota Cilegon menerbitkan satu Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) untuk Warga Negara Asing (WNA). Penerbitan itu ditandai dengan penyerahan KTP-el oleh Walikota Cilegon, Helldy Agustian kepada seorang WNA asal negara Australia saat di Kantor Disdukcapil Kota Cilegon, Jumat (3/6/3022). Penyerahan KTP-el turut disaksikan oleh Wakil Walikota Cilegon, Sanuji Pentamarta dan Sekda Cilegon Maman Mauludin.

Kepala Disdukcapil Kota Cilegon, Hayati Nufus mengatakan, penerbitan KTP-el untuk WNA tersebut mengikuti peraturan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013 tentang Administrasi Kependudukan. Bagi WNA yang telah memiliki surat izin tinggal tetap (KITAP) diberikan KTP-el.

“Jadi WNA yang sudah memiliki KTP-el, otomatis WNA tersebut sudah bisa tinggal lama di Kota Cilegon,” kata Nufus kepada awak media.

Nufus menambahkan, untuk bisa memiliki KTP-el ini ada berbagai persyaratan yang benar-benar harus dipenuhi oleh WNA. Mulai dari surat keterangan dari pihak Imigrasi selanjutnya melaporkan semua dokumen ke pihak kepolisian. Terakhir semua berkas diserahkan ke Disdukcapil Kota Cilegon.

“Jadi semua tahapan harus dipenuhi semua. Mulai dari mengurus Surat Izin Tinggal Tetap (KITAP) yang dikeluarkan oleh Kantor Imigrasi. Pengurusan KITAP sangat penting. Apabila WNA ini masih memiliki KITAS (Kartu Izin Tinggal Sementara) kami tidak bisa menggeluarkan KITAP. Kami (Disdukcapil) hanya bisa mengeluarkan Surat Keterangan Izin Tempat Tinggal (SKTT) untuk sementara saja,” tambahnya.

Kemudian masih kata Nufus, KTP-el untuk WNA ini tidak berlaku seumur hidup. KTP-el untuk WNA memiliki pembatasan masa berlaku.

“Oh tidak bisa seumur hidup (KTP-el) untuk warga asing ini. Tapi disesuaikan dengan KITAP yang mereka punya,” katanya.

Ia menjelaskan, ada beberapa pembeda KTP-el untuk WNI dan WNA. Salah satu pembedanya, blangko KTP-el untuk WNA berwana pink.

“Sebelumnya itu warna blangko untuk WNA dan WNI (Warga Indonesia) itu sama-sama warna biru. Sekarang sudah beda. Untuk WNI tetap warna biru sedangkan untuk WNA berubah warna menjadi warna pink,” terangnya.

Menurut data Disdukcapil Kota Cilegon, sambungnya, jika saat ini ada 48 WNA di Kota Cilegon yang telah memiliki KITAP.

“Total di 2022 sudah 48. Kalau 2021 harus lihat datanya dulu,” tandasnya.

Sementara Walikota Cilegon, Helldy Agutsian, meminta kepada WNA yang tinggal di Kota Cilegon untuk mengikuti aturan yang sesuai aturan. Ini bertujuan untuk mendata keberadaan WNA di Kota Cilegon.

“Kita ingin pencatatan di Cilegon khusus WNA benar-benar mengikuti aturan,” pungkasnya. (Ully/Red)