CILEGON, SSC – Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon, Sulawesi Utara melakukan studi ke Pemkot Cilegon terkait penyusunan Anjab (Analisa Jabatan). Kunjungan rombongan Pemkot Tomohon itu disambut oleh Asisten Daerah (Asda) III Kota Cilegon, Dana Sulaksana dan para pejabat lainnya.

Kasubag Organisasi Pemkot Tomohon, Martina Mamesa mengatakan, kunjungan dilakukan dalam rangka mempelajari penyusunan Anjab dan ABK (Analisa Beban Kerja) yang diketahui telah dirampungkan oleh Bagian Organisasi Setda Cilegon.

“Kami (Pemkot Tomohon,red) tahu kalau Kota Cilegon telah merampungkan masalah Anjab dan ABK. Oleh karena itu, kami datang ke Cilegon untuk belajar bagaimana cara menyusun rencana aksi ini. Kami aja baru step 1 sedangkan Cilegon udah step 7,” kata Martina kepada sejumlah wartawan usai pertemuan, Jumat (5/7/2018).

Penyusunan Anjab dan ABK, menurut Martina, tidaklah mudah untuk dilaksanakan. Oleh sebab itu, Cilegon dianggap sangat layak sebagi daerah percontohan dalam studi penyusunan itu.

“Banyak hal yang kami pelajari disini, (Pemkot) Cilegon. Kalau Pemkot Cilegon sudah belajar 1 tahun, mudah-mudahan Pemkot Temohon juga tidak lama,” ujarnya.

Ia berharap, hasil dari studi itu dapat memberikan perubahan di Pemkot Tomohon bahkan dapat menjadi contoh bagi daerah – daerah lain di Sulawesi Selatan begitu juga masukan kepada Pemprov sendiri.

“Kami targetkan, setelah belajar di Pemkot Cilegon ini, Pemprov Sulawesi Utara bisa menerapkan Anjab, ABK hingga kelas jabatan. Bahkan, bisa menjadi salah satu wilayah yang bisa dikunjungi dengan kota yang dekat dengan Pemkot Tomohon,” harapnya.

Sementara, Kasubag Kelembagaan dan Anforjab pada Bagian Organisasi Setda Cilegon, Ipung E Setianingrum mengapresiasi kunjungan studi tersebut. Kunjungan balasan itu diharapkan dapat memberi masukan dalam mereformasi Tatanan OPD di Pemkot Tomohon.

“Senanglah Kota Cilegon dijadikan salah satu tempat studi bagi Pemerintah Kota Tomohon. Di mana, sebelumnya kan kami (Bagian Organisasi) Kota Cilegon juga berkah berkunjung ke Tomohon untuk sudi penyusunan UPT dan saat ini Pemkot Tomohon juga studi dalam penyusunan Anjab dan ABK,” ujar Ipung.

Saat ini, sambung Ipung, Pemkot Cilegon tengah berusaha untuk merampungkan penyusunan Anjab dan ABK. Diharapkan, Anjab, ABK dan kelas jabatan yang disusun dapat satu sistem database dapat terintegerasi dan diimplementasikan pada tahun 2019 mendatang.

“Dari rekomendasi dari Kemenpan semuanya harus terintegrasi sehingga tidak kerja dua kali. Semoga saja, di 2019 ini semuanya rampung sehingga bisa di jalankan oleh semua OPD,” tungkasnya. (Ully/red).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here