CILEGON, SSC – Pengisian kursi Wakil Walikota Cilegon makin memanas setelah Pemberhentian Iman Ariyadi sebagai Walikota Cilegon di paripurnakan di DPRD Cilegon, Senin (14/1/2019). Diketahui dua nama baik Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Cilegon, Ratu Ati Marliati dengan Ketua DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Cilegon, Reno Yanuar menjadi kandidat kuat mengisi jabatan Wakil Walikota setelah Edi Ariadi diusulkan DPRD menjabat Walikota.

Ketua DPC PDIP Cilegon, Reno Yanuar mengaku, dirinya telah diamanahkan partai dan masyarakat untuk maju mencalonkan diri sebagai Wakil Walikota mendampingi Edi Ariadi. Amanah tersebut, kata Reno, akan dijalankan sebaik-baiknya untuk melakukan gebrakan perubahan di Cilegon.

“Banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Oleh karena itu, saya berkeinginan untuk mendampingi Pak Edi (Plt Walikota Cilegon) sebagai Wakil Walikota Cilegon. Saya ingin Kota Cilegon ada perubahan,” kata Reno kepada awak media di Kantor Fraksi PDIP di DPRD Cilegon, Senin (14/1/2019).

Untuk memuluskan langkahnya maju mencalonkan wakil walikota, dijelaskan Reno, pihaknya telah melakukan lobi-lobi politik ke sejumlah partai yang ada di fraksi DPRD. Sekalipun tidak menyinggung fraksi mana yang telah dilobi, namun ia optimis dapat duduk di kursi wakil walikota.

“Sejauh ini, lobi-lobi politik sudah saya lakukan. Ada lah yang sudah saya lobi, semoga dilancarkan. Intinya, keinginan saya mendampingi Pak Edi agar Kota Cilegon ada perubahan,” jelasnya.

Soal ada nama Ratu Ati Marliati yang juga bakal mencalonkan diri sebagai wakil walikota, Reno sangat menghargainya. Sebagai sahabat, ia tidak mempermasalahkan rencana tersebut. Akan tetapi, ia pun menyarankan agar Ati lebih fokus di Bappeda.

“Bappeda itu kan dapurnya pemerintah. Jadi, lebih baik bu Ati meneruskan kariernya saja sebagai ASN. Maka itu saran saya, yuk bahu membahu membangun Kota Cilegon. Ibu Ati tetap sebagai Kepala Bappeda, dan saya sebagai wakil wali kotanya,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Bappeda Cilegon Ratu Ati Marliati mengatakan, pencalonannya sebagai wakil walikota bergantung pada pelantikan Walikota Definitif. Ati berharap, pelantikan Edi Ariadi sebagai walikota definitif dapat cepat dilakukan. Sebab, menurut Ati, roda pemerintahan dapat berjalan dengan maksimal bila Plt Edi didampingi wakil walikota.

“Pelatikan itulah yang penting. Mudah-mudahkan bisa tepat waktu sehingga roda pemerintahan bisa lebih efektif. Teman-teman kan tahu kalau banyak Plt di sini. Jadi, lebih baik cepat pelatikan Pak Plt digelar,” pungkas Ati. (Ully/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here