Penerima manfaat Program PKH dan BLNT berfoto bersama dengan Ketua Komisi VIII DPR RI, Yandri Susanto, Kemensos, Walikota Serang, Kepala Dinsos Kota Serang, Camat Serang di Kantor Kecamatan Serang, Kota Serang, Jumat (06/12/2019). Foto Ajat Sudrajat

SERANG, SSC – Bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) yang disalurkan oleh Kementrian Sosial (Kemensos) RI di Banten selama 2019 telah mencapai Rp 920,3 miliar atau 271.522 KK.

Demikian disampaikan oleh Direktur Jaminan Sosial Keluarga Kementerian Sosial, Royani menyatakan selama ini pihaknya sudah menyalurkan bantuan sosial untuk masyarakat terutama di Provinsi Banten. Termasuk penyaluran bantuan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di wilayah Kota Serang telah mencapai 8.639 KPM atau senilai Rp 136,1 miliar.

Selain bantuan PKH, sambung Royani, pihaknya juga mencairkan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Provinsi Banten pada tahun ini telah dinikmati 459.980 KPM, nominal bantuan selama 12 bulan Rp. 607.173.600.000 termasuk di dalamnya sebanyak 13.865 KPM di Kota Serang, nominal bantuan selama 12 bulan Rp. 18.301.800.000.

“Pada kesempatan ini perlu kami laporkan penyaluran Bantuan Sosial PKH Tahun 2019, yang disalurkan untuk Kota Serang senilai Rp. 29.171.900.000,” kata Royani dalam sambutanya pada kegiatan Kunjungan kerja spesifik RI Komisi VIII Bersama Kementrian Sosial dalam rangka pengawasan dan pelaksanan penyaluran bantuan sosial di Kota Serang,” Jumat (6/12/2019)

Ia menambahkan, untuk bantuan tahap IV yang telah disalurkan 100 persen, sebanyak 99 persen bantuan KPM telah dicairkan.

“Dampak PKH terhadap perilaku KPM berdasarkan hasil survei independen MicroSave Consulting Indonesia dalam kerangka kerjasama antara Kementerian Sosial RI dan Bill & Melinda Gates Foundation (BMGF),” tambahnya.

Sementara Ketua Komisi VIII DPR Yandri Susanto mengungkapkan PKH dan BPNT di Banten sudah berjalan bagus dan berhasil.

“Ya jadi hari ini (Jumat) Komisi VIII, melakukan kunjungan spesifik ke Kota serang untuk melihat Program Keluarga Harapan dan Bantuan Pangan Non Tunai. Kami lihat program ini sangat bagus, sangat berhasil, artinya manfaatnya luar biasa”, jelas politisi PAN.

Masih kata Yandri, program ini (PKH dan BPNT) layak untuk ditingkatkan, kemudian pengawalan di daerah masing-masing juga lebih tingkatkan dan pastikan bantuan-bantuan itu sampai kepada orang yang berhak.

“Jangan sampai jatuh kepada orang yang tidak berhak, nah oleh karena itu kami juga sedang membuat Panitia Kerja (Panja) validasi data penerima manfaat”, tandasnya. (MG-01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here