CILEGON, SSC – Ada yang berbeda dari penampilan para petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cilegon hari ini dalam mengatur lalu lintas.
Meski bukan tampilan sehari-hari, mereka tidak terlihat canggung dengan gaya seperti ini. Bahkan, untuk makin terlihat keren, beberapa petugas terlihat mengenakan kaca mata hitam dalam mengatur lalu lintas saat peringatan Hari Santri. Wah, patut diacungkan jempol yah untuk mereka yang masih setia bertugas meskipun mengenakan sarung dan peci saat bertugas.
Kasi Keselamatan Lalu Lintas pada Dinas Perhubungan (Dishub) Cilegon, Faturrohman Sadeli mengatakan, pihaknya menggenakan sarung dan peci ini lantaran adanya intruksi Walikota Cilegon (Edi Ariadi) untuk menggenakan saring dan peci saat peringatan Hari Santri,” kata Fatur kepada Selatsunda.com,” Selasa (22/10/2019).
Meski menggenakan sarung dan peci saat bertugas, ia memastikan tidak menjadi halangan untuk anggota dalam mengantuk lalu lintas.
“Kami (petugas Dishub) enggak masalah sih pake baju apa aja. Kan yang dilihat kinerjanya bukan apa yang di pakai. Tadi kita mulai start pada pukul 06.30 WIB hingga 09.30 WIB.
Meskipun hanya menggunakan sarung dan kopiah, ini bentuk kesertaan para petugas dalam memeriahkan hari santri yang digelar pada hari ini,” ujar Fatur.
Ia menyebut, jumlah petugas yang bertugas pada pagi hari sebanyak 48 anggota yang di tempatkan di anggota 15 titik kemacetan.
“Meski di perayaan hari santri ini semua menggenakan sarung dan peci tidak menjadikan halangan buat kami dalam mengatur lalu lintas,” sebutnya.
Sementara itu, satu petugas pengatur lalu lintas Dishub Kota Cilegon, Masdik mengaku, tidak kesulitan saat mengatur lalu lintas dengan menggunakan atribut tersebut. Bahkan, dirinya senang dapat turut serta memeriahkan Hari Santri tingkat Kota Cilegon.
“Senang bisa berkontribusi di Hari Santri tingkat Kota Cilegon. Meskipun hanya menggunakan atribut ini,” ucapnya. (Ully/Red)

