CILEGON, SSC – Penutupan bekas galian proyek lanjutan pengembangan jaringan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang dilaksanakan di Jalan Lingkar Selatan (JLS), Kota Cilegon diakui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (Disperkim) Kota Cilegon masih belum sepenuhnya dilaksanakan secara sempurna. Selain proyek yang masih berjalan, finalisasi galian jaringan yang dikerjakan oleh PT Pandawa Mitra Buana dengan nilai Rp 4,1 miliar ini juga terkendala cuaca.
“Memang belum dipadatin, tetapi kemarin itu sempat hujan, itu mau dipadatin. Tapi kalau lagi basah, pasti juga kurang padat. Goyang-goyang terus,” ungkap Kepala Bidang (Kabid) Sarana dan Infrastruktur Kota pada Disperkim, Edhie Hendarto, Senin (26/11/2018).
Sementara, Kepala Disperkim, Aziz Setia Ade mengatakan, persoalan bekas galian yang belum dipadati secara sempurna tersebut dapat dilaksanakan pada masa pemeliharaan.
“Jadi Sekarang kan waktu pelaksanaannya masih berjalan, jadi masih ada pemeliharaanya. Itu jadi masukan,” paparnya.
Sejauh ini, kata Aziz, proyek lanjutan hasil dari pekerjaan proyek sebelumnya Rp 5,9 Miliar oleh pelaksana pekerjaan, PT Parsaoran Membangun ini akan terselesaikan pada jatuh tempo tanggal 17 desember 2018. Saat ini, proyek yang dibangun sepanjang 2,7 kilometer tersebut telah mencapai 80 persen.
“Itu pipa HDPE, diameter 12 centimeter. Jadi kita membangun jaringannya saja, untuk ke konsumen PDAM-CM. Progress sudah hampir 80 persen, itu panjangnya 2,7 kilometer hampir 3 kilometer lah,” paparnya. (Ronald/Red)

