CILEGON, SSC – Ratusan petani se-Kota Cilegon mendapatkan pelatihan Sekolah Lapang Iklim (SLI) dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Cilegon. Pelatihan itu dimaksudkan untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan kepada petani dalam memilih tanaman yang tepat saat sebelum dan sesudah musim kemarau dan hujan berlangsung.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Cilegon, Wawan Hermawan mengatakan, kegiatan SLI yang digelar saat ini merupakan salah satu upaya dari pihanyak memtransfer pengetahuan kepada para petani se-Kota Cilegon. Pengetahuan itu dinilai penting agar petani dapat memahami jenis tanaman yang sesuai untuk ditanam ketika terjadi perubahan cuaca.

“Tujuan kami (DKPP,red) memberikan pengetahuan kepada petani akan perubahaan cuaca yang akan terjadi. Salah satu contohnya aja, saat mempersiapkan musim hujan apa yang akan ditananam oleh petani di musim hujan. Saat musim kemarau apa yang cocok ditanam saat musim kemarau. Jadi tergantung musim apa yang akan terjadi,” kata Wawan kepada SSC, Rabu (18/4/2018).

Program SLI yang digagasnya ini, sambung Wawan, menggunakan anggaran APBD Reguler 2018. Pelatihan akan diikuti oleh perwakilan dari setiap Kelompok petani yang ada di Cilegon. Kepada peserta pelatihan akan langsung dibimbing oleh Penyuluh atau petugas dari Unit Pelaksana Tugas (UPT) Pengendali Hama Terpadu DKPP.

“Jadi per kecamatan bisa mengirimkan beberapa orang untuk mengikuti SLI ini. Jika ditotalkan semua kecamatan bisa mencapai 15-20 petani dari masing-masing kecamatan di Kota Cilegon,” tambahnya.

Sementara itu, Lurah Taman Baru Nanang Umar Nafis mengaku, kegiatan SLI yang digelar merupakan kegiatan positif untuk para petani khususnya petani yang ada di Kecamatan Citangkil. Dengan pelatihan dan pengetahuan yang diberikan, kata Lurah, Petani dapat lebih memahami tanaman yang cocok dan sesuai untuk ditanam pada masa atau musim tertentu.

“Sangat bagus banget acara SLI ini. Di mana, para petani di kita bisa mengetahui tanaman apa yang cocok mengikuti cuaca yang sedang terjadi. Apalagi, mereka juga bisa  banyak wawasan yang langsung diberikan oleh orang-orang yang paham akan bercocok tanam,” ujarnya.

Petani yang akan dilibatkan dalam kegiatan SLI itu, kata Nanang, beradal dari 6 Lingkungan di Kelurahan Taman Baru. Diantaranya, petani dari dua Lingkungan yang ada di Lingkungan Sondol, Lingkungan Gunung, Lingkunganaung dan Lingkungan Kubang Lesung Kuwon.

“Jadi mereka (petani,red) bisa memahami dan lebih berhati-hati menghadapi musim gagal panen. Mereka bisa mewaspadai bagaimana menangani kasus gagal panen tersebut,” kata Nanag.

Seementara itu, Ketua Kelompok Tani Lebak Buaran, Fatoni mengaku sangat mengapresiasi dengan penyelenggaraan SLI yang digagas oleh DKPP Cilegon. Dengan penyelenggaraan SLI ini, petani diberikan pemahaman dan wawasan tata cara bercocok tanam untuk para petani.

“Banyak ilmu yang kami (petani,red) terima dari SLI ini. Sebelumnya sih saya juga pernah mengikuti acara yang sama (SLHT). Sangat terbantu sekali dengan SLI yang digelar kali ini untuk para petani. (Ully/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here