Bacalon Bupati Pandeglang dari PKB-PPP, Thoni Fatoni Mukson. (Foto Dokumentasi)

PANDEGLANG, SSC – Bakal Calon Bupati Pandeglang dari koalisi PKB dan PPP, Thoni Fatoni Mukson menyatakan, pihaknya telah melobi sejumlah kandidat bacalon untuk maju berpasangan dengannya di Pilkada Kabupaten Pandeglang. Hal itu dilakukan atas saran yang disampaikan Partai Gerindra.

Thoni mengungkapkan, lobi diantaranya sudah dilakukan dengan Mulyadi, bacalon bupati Pandeglang yang diketahui sebelumnya tidak melanjutkan maju pilkada lewat jalur perseorangan. Begitu juga bacalon lain kader NasDem, Pujiyanto.

“Saya seperti saran dari Gerindra, saya lakukan. Saya tidak menampik, saya komunikasi dengan pak Mulyadi. Kemudian pak Pujianto juga saya bertemu,” ungkapnya dikonfirmasi, Rabu (22/7/2020).

Baca : Pilkada Pandeglang, Desmond Nyatakan Gerindra Konsisten Seperti di Kabupaten Serang

Kandidat yang dilobi berpasangan, kata Thoni yang terpenting memiliki semangat yang sama untuk perubahan. Thoni enggan menyebut condong memilih berpasangan dengan Mulyadi. Meski ia memuji bacalon perseorangan itu memiliki semangat yang sama untuk perubahan di Pandeglang.

Menurutnya, itu dibuktikan dari hasil dukungan memenuhi syarat (MS) yang diraih. Dengan tim yang kuat serta dukungan MS lebih dari 50.000 dukungan, Mulyadi berpeluang didukung maju lewat jalur politik.

Baca juga  2 Pegawai Pengadilan Agama Serang Positif Covid-19, Persidangan Ditutup Sementara

“Pak Mulyadi kan dengan upaya politiknya, yang sudah dilakukan itu sudah luar biasa. Dia sudah berjalan dengan mengumpulkan KTP lolos sekitar 50 ribu, itu hebat. Artinya dengan tim, beliau berpeluang untuk didukung partai politik,” tuturnya.

Baca juga : Pilkada Pandeglang, Gerindra: Grassroot Minta Pemimpin Baru

Selain berpeluang, Mulyadi sebelumnya juga bertemu Ketua DPD Gerindra Banten, Desmond J Mahesa. Sang Ketua Desmond menyatakan bahwa Mulyadi telah berkomunikasi dengan Gerindra.

“Pak Desmond sendiri yang menyebutkan. Dengan pernyataan seperti itu pak Mulyadi sudah bertemu dengan pak Desmond,” tuturnya.

Sejauh ini selain kandidat, kata Thoni, pihaknya juga telah melobi parpol lain baik Nasdem dan lainnya. Begitu juga parpol yang tidak duduk di parlemen baik PKPI, Hanura, Partai Garuda.

Sebagai bacalon didukung PKB-PPP, pihaknya sangat berharap terutama kepada Gerindra bisa menjadi lokomotif pemenangan selaku gerbang partai terbesar untuk menjadikan Pandeglang baru dan maju.

“Kita intens lah, karena PKB dengan PPP sudah clear, Gerindra tetap terus komunikasi. Gerindra sebagai partai pemenang pemilu kami berharap ada di barisan kita sebagai penantang jh. insya Allah keyakinan politik saya, Gerindra nanti jadi lokomotif pemeenangan selaku gerbang partai terbesar untuk menjadikan Pandeglang baru dan maju,” paparnya.

Baca juga  APBD Tahun 2021 Kota Serang Defisit 75 Miliar

Sementara, Penghubung Mulyadi-Subhan (Mulus), Nurjanah menyatakan, Mulyadi setelah dinyatakan KPU tidak memenuhi syarat memutuskan untuk tidak melanjutkan tahap berikutnya. Ia berharap, Mulyadi kedepan bisa maju lewat jalur politik.

“Kami memutuskan untuk tidak melanjutkan ke perbaikan. Insya Allah kita akan melanjutkan ke jalur politik. Dengan siapa nanti, kita masih jalin silaturahmi. Siapapun itu (berpasangan), Pak Mulyadi harus jadi,” paparnya.

Ia menuturkan, sejauh ini Mulyadi intens berkomunikasi dengan parpol maupun Bacalon, Thoni Mukson. Namun, dalam kumunikasi itu belum ada arah untuk formatur siapa bacalon bupati atau wakil bupati Pandeglang.

“Kita intens komunikasi. Itu (Formatur Bacalon Bupati dan Wakil Bupati) belum ke arah sana. Kita masih ikutin alur di tahapan,”
pungkasnya. (Ronald/Red)