CILEGON, SSC – Pemerintah Kota Cilegon mulai merealisasikan pinjaman modal usaha bunga 0 persen kepada pelaku UMKM yang memegang Kartu Cilegon Sejahtera (KCS). Realisasi itu ditunjukan dengan sudah mulai dicairkannya pinjaman modal usaha kepada 300 pelaku UMKM.

Plt Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Cilegon Rasmi Widyani mengatakan, pencairan pinjaman modal usaha diprioritaskan kepada UMKM pemegang KCS. Di mana pinjaman diberikan kepada UMKM kategori perintisan.

Kata dia, tidak menutup kemungkinan bagi warga yang tidak memiliki KCS bisa mengajukan pinjaman modal usaha ke Pemkot Cilegon.

“Pencairan pinjaman modal usaha ini digelar selama 2 hari. Hari pertama ada 200 pengguna KCS yang menerima pencairan pinjaman modal usaha. Dan hari ini ada 100 warga pengguna KCS yang berhak mencairkan modal usaha ini,” kata Rasmi kepada Selatsunda.com usai menggelar sosialisasi Penerima PDB yang digelar di salah satu hotel di Kota Cilegon, Kamis (4/11/2021).

Baca juga  Tembok Penahan Tanah di Cupas Kulon Grogol Ambrol

Senada dengan Rasmi, Kepala UPT PDB (Pengelolaan Dana Bergulir) Kota Cilegon, Yesi Yunita menuturkan, anggaran pinjaman modal untuk UMKM menggunakan APBD Perubahan Kota Cilegon 2021 sebesar Rp 600 juta.

“Jadi penerima bantuan pinjaman modal usaha ini dikhususkan untuk UMKM perintisan. Untuk tahap pertama ini, UMKM Perintisan penerima pinjaman modal usaha senilai Rp 1 juta. UMKM tidak dikenakan bunga pinjaman alias 0 persen. Dan setiap bulannya, UMKM ini hanya mencicil Rp 88 ribu per bulan,” jelasnya.

Saat ini, pihaknya masih fokus pada pemberian pinjaman modal bagi UMKM kategori perintisan. Untuk pinjaman modal usaha kategori penguatan sebesar Rp 3-5 juta serta pengembangan dengan nilai lebih dari Rp 5 juta, masih dibahas kepala daerah dengan BJB.

Baca juga  Komunitas Difabel di Cilegon Butuh Perda Pelindungan Disabilitas

“Saat ini kami hanya fokus untuk perintisan UMKM. Untuk pengembangan UMKM, rencananya Pak Walikota, Helldy Agustian akan menggelar MoU dengan BJB Kota Cilegon,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Wakil Walikota Cilegon, Sanuji Pentamarta mengaku bersyukur program bantuan bagi pelaku UMKM dapat terealisasi. Pencairan pinjaman modal usaha ini dimaksudkan untuk memberikan penguatan bagi pelaku UMKM untuk dapat bertahan hidup.

“Dengan bantuan modal bergulir ini setidaknya dapat membantu pelaku UMKM di Cilegon. Pelaku UMKM bisa lebih semangat dan tumbuh ditengah kondisi sekarang,” kata Sanuji. (Ully/Red)