Terduga pelaku BY yang merupakan bos peracik miras impor oplosan memperagakan cara meracik saat ekspos pengungkapan kasus perkara di Mapolres Cilegon, Kamis (8/11/2018). Foto Ronald/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Satuan Reserse Kriminal (Satserse) Kepolisian Resort Cilegon masih menelusuri dugaan keterlibatan pihak internal tempat hiburan malam di Cilegon pasca ditangkapnya Bos dan 4 tersangka lain selaku pengedar minuman keras impor oplosan. Hal ini diutarakan Wakapolres Cilegon, Kompol Fredya Triharbakti saat ekspos pengungkapan kasus perkara dugaan peredaran miras impor oplosan yang digelar di Mapolres Cilegon, Kamis (8/11/2018).

Lebih jauh, Wakapolres menjelaskan, pengungkapan kasus dugaan peredaran miras impor oplosan yang didistribusikan disejumlah tempat hiburan malam di Cilegon ini menjadi atensi Pimpinan Mapolres Cilegon. Tak hanya Bos peracik miras dan 4 pelaku lainnya yang ditetapkan tersangka, lanjutnya, penyidik masih mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap dugaan keterlibatan pelaku lain.

“Memang pimpinan mengatensi ini untuk benar-benar mencari tahu, memburu pelaku-pelakunya yang memang sebagai distributornya, sebagai pembeli-pembelinya,” ujarnya.

Mantan Wakapolres Lebak ini tidak menampik jika beberapa saksi dari tempat hiburan malam telah diperiksa pihaknya terkait peredaran miras tersebut.

“Itu sudah kita periksa, nanti akan kita diperiksa seluruhnya,” paparnya.

Disinggung akan ada penetapan tersangka lain dari pihak tempat hiburan malam yang diduga turut serta mengedarkan miras tersebut, Fredya menseriusi dugaan awal itu. Bila cukup bukti, tidak menutup kemungkinan ada tersangka lainnya.

“Kalau nanti cukup bukti, kami akan tetapkan sebagai tersangka. (Dugaan awal) iya, itu pasti otomatis (turut mengedarkan),” tegasnya.

Pihaknya tidak menampik pengungkapan kasus ini dalam kaitannya dengan tempat hiburan malam cukup menemui kesulitan. Namun, Polres masih akan terus mengembangkan kasus tersebut.

“Kami memang kesulitan untuk menemukan (peredaran miras impor oplosan) disitu (tempat hiburan malam). Namun kita masih intensif untuk pemeriksaan ini. Ini sudah kita naikan ke sidik, 5 orang sudah kita tetapkan sebagai tersangka dan distribusinya. Ini sedang kami lakukan pemeriksaan,” pungkasnya.

Pada pemberitaan sebelumnya, Satuan Reserse Kriminal (Satserse) Polres Cilegon berhasil menangkap BY, Bos minuman keras (miras) impor oplosan di Lingkungan Glereng, Kelurahan Randakari, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon. Selain BY, polisi juga menangkap 4 tersangka lain yang menjadi pelaku jaringan pengedaran miras palsu ini ke sejumlah tempat hiburan malam di Cilegon. (Ronald/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here