Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Cilegon Edi Ariadi melantik pengurus CCSR Kota Cilegon periode 2018-2022 di Aula DPRD Kota Cilegon,” Kamis (8/11/2018). Foto Elfrida Ully Artha/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Kepengurusan Cilegon Corporate Social Responsility (CCSR) periode tahun 2018 – 2022 baru saja dilantik. Pelantikan kepengurusan CCSR di Aula DPRD Kota Cilegon, Kamis (8/11/2018) ini langsung dilakukan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Cilegon Edi Ariadi.

Plt Edi Ariadi dalam pesannya menyampaikan, kepengurusan CCSR pada periode ini diminta dapat mengelola dana sosial perusahaan dengan baik dan tepat sasaran. Hal itu perlu ditunjukkan CCSR sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas dalam mengelola dana perusahaan.

“Selama ini kan dari kepengurusan yang lama pengelolaan dana CSR dari industri tidak jelas dan transparan, jadi, sekarang untuk pengurus yang baru harus bisa memperbaiki pengelolaan dana yang diberikan oleh para industri,” kata Edi usai pelantikan.

Ia menuturkan, keturutsertaan kalangan perusahaan dalam kepengurusan CCSR merupakan langkah tepat karena dengan begitu dana yang dikelola dapat dioptimalkan dan diawasi. Keturutsertaan itu juga memiliki tujuan penting agar perusahaan dalam menyalurkan dana sosialnya dapat mengetahui langsung pengelolaannya.

“Jadi jika semuanya diurus sendiri oleh pengurus CCSR, akan mengetuk hati nurani dari pihak industri dan perusahaan untuk memberikan CSR-nya kepada pengurus CCSR, sehingga bantuan yang diberikan oleh pihak industri ini bisa dinikmati langsung manfaatnya untuk masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” tuturnya.

Edi berharap, Forum CCSR ini dapat bekerja sesuai harapan pemerintah. Alokasi dana sosial dari industri ini bisa disalurkan tepat sasaran khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Misalnya kami butuh bantuan rumah tidak layak huni (rutilahu) yang ada di Kota Cilegon kami serahkan ke unsur perusahaan melalui CSR-nya, supaya bisa diserahkan oleh pengurus CCSR,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Pengurus CCSR Kota Cilegon, Huluful Fahmi mengucapkan terima kasih kepada Pemkot Cilegon atas penyelenggaraan pelantikan ini. Pelantikan ini merupakan legitimasi dari kelembagaan CCSR sesuai Peraturan Daerah (perda) nomor 10 Tahun 2012 tentang Pengelolaan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan.

“Saya ucapkan terima kasih kepada bapak Plt Walikota, Edi Ariadi yang telah melantik kepengurusan CCSR saat ini. Saya akui, bahwa pertama kami Lembaga CCSR menggunakan Perda nomor 10 tahun 2012 sebagai dasar pelaksana, karena pada periode sebelumnya, dasar pelaksananya yang digunakan adalah Perwal (Peraturan Walikota),” ucap Fahmi nama panggilannya.

Menurut Fahmi, perda yang menjadi dasar dari implementasi CCSR ini masih perlu direvisi. Hal itu dibutuhkan untuk memaksimalkan kerja CCSR. Beberapa klausul yang perlu direvisi diantaranya terkait dengan tidak adanya anggaran untuk CCSR. Pihaknya memandang perlu adanya anggaran tersebut agar tidak menyulitkan pengurus dalam menjalankan organisasi. Selain itu, kedua, perda perlu menuangkan besaran anggaran CSR dari industri agar penyalurannya sesuai dengan rencana yang dibuat. Ketiga, perda perlu juga mengatur tentang hukuman atau punishment bagi industri yang tidak turut menjalankan kewajiban CSR.

“Kami inginkan adanya komunikasi antara dinas dan instansi dalam memaksimalkan program-program CSR ini,” pungkasnya. (Ully/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here