CILEGON, SSC – Progres program 100 hari kerja Walikot adan Wakil Walikota Cilegon, Robinsar-Fajar Hadi Prabowo diklaim mencapai 87 persen selama kurang lebih dua bulan berjalan ini. Dari 57 sub kegiatan 100 hari kerja, 39 kegiatan sudah dilaksanakan dan 48 sedang dalam proses.
Ketua Pokja 1 Bidang Pemerintahan dan Kesra sekaligus Plt Asda 1 Setda Kota Cilegon, Ahmad Aziz Setia Ade Putra mengatakan, dari 48 program 100 hari kerja yang sedang berproses ini, ada 2 program yang akan dilaunching pada 21 Mei 2025. Yakni, program Gebyar UMKM yang akan dilaksanakan di Alun-Alun Kota Cilegon dan program Gerakan ASN hari bebas kendaraan bermotor.
“Program 100 hari kerja ini akan selesai pada 10 Juni 2025 mendatang. Dan tersisa 22 hari menyelesaikan program 100 hari ini. Dari 57 sub kegiatan janji 100 hari kerja, yang sudah selesai 39 kegiatan. 2 program kegiatan akan diresmikan, Gebyar UMKM dan Gerakan ASN hari bebas kendaraan bermotor. Jadi total 41 kegiatan yang sudah selesai,” kata Aziz kepada Selatsunda.com, Senin (19/5/2025).
Aziz menuturkan, jika pda 23 Mei 2025, Pemkot Cilegon akan melaunching 9 janji 100 hari Robinsar-Fajar Hadi Prabowo. Yakni, Beasiswa Juare dengan ditandai MoU dengan 5 perguruan tinggi, Super Apps, Dokter Keliling, WA Blass berupa informasi dari dari Pemkot cilegonyang disampaikan melalui platform Whatsapp.
Selanjutnya, lanching tim sapu bersih di 43 kelurahan, pasar rakyat tertib ukur (pemberian timbangan 150 akan ke pasar dan pelaku usaha, launching Si Peci atau perizinan berbasis paper last, pemberian tempat sampah dari perbankan dan PT KBS dan pemberian CSR sebanyak 75 paket pelatihan berbasis lingkungan dari lembaga pendidikan lingkungan produktif untuk para pengusaha dan UMKM.
“Jadi kalau 9 program tersebut di launching, otomatis, dari 57 program prioritas Robinsar-Fajar Hadi Prabowo, yang sudah selesai sebanyak 50 program 100 hari kerja. Atau sebesar 87 persen yang sudah dilaksanakan,” ujar Aziz.
Sedangkan untuk 7 program 100 hari kerja yang belum selesai ini, Mantan Kepala Diskominfo Cilegon, optimis bisa selesai diselesaikan.
“Terlepas selesai dan melebihi di tanggal 10 Juni 2024 itu tidak masalah. Karena tidak sepenuhnya di tanggal 1 tapi prosesnya sudah kita laksanakan,” pungkas Aziz. (Ully/Red)

