CILEGON, SSC – Usai libur Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijiriah, Dinas Satuan Pamong Praja (Satpol PP) Kota Cilegon membredel berbagai jenis spanduk yang terpasang secara liar di jalan protokol Kota Cilegon.

Penertiban ini dilakukan karena spanduk yang terpasang di protokol telah menganggu kenyamanan warga dan estetika kota. Apalagi, pemasangan spanduk-spanduk ini diduga tidak memiliki izin pemasangan.

“Dengan keberadaan spanduk liar ini, wajah kota jelek yang dipasang secara sembarangan. Mereka kan sudah tau, pemasangan spanduk tidak boleh di jalan protokol! Tapi kenyataanya masih banyak dipasang di jalan-jalan protokol,”kata Kepala Seksi Pengendalian Operasional pada Dinas Satpol PP Cilegon Suroto kepada Selatsunda.com, Kamis (13/6/2019).

Dikatakan Suroto, sebanyak 46 spanduk yang berhasil diturunkan dan diamankan di Kantor Dinas Satpol PP Kota Cilegon pada razia tersebut.

“Untuk spanduk liar ini, akan terus kita tertibkan sehingga tidak lagi berada di jalan-jalan protokol sehingga membuat estetika wajah kota terganggu,” kata Suroto.

Menurutnya, pemasangan spanduk di jalan protokol itu melanggar peraturan tentang ketertiban umum dan dianggap ilegal. Spanduk liar juga sangat mengganggu estetika.

“Kami berharap warga melaporkan ke kami jika wilayahnya sudah dipenuhi lagi dengan spanduk liar. Nanti pasti akan kami tindaklanjuti,” tandasnya. (Ully/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here