20.1 C
New York
Senin, Juni 22, 2026
BerandaPemerintahanSelama Lebaran, Dinkes Cilegon Tangani 464 Kasus Penyakit Pemudik di Posko Kesehatan

Selama Lebaran, Dinkes Cilegon Tangani 464 Kasus Penyakit Pemudik di Posko Kesehatan

-

CILEGON, SSC – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cilegon mencatat terdapat sebanyak 464 kasus penyakit pemudik yang ditangani di posko kesehatan selama H-7 dan H+7 libur Lebaran.

Berdasarkan data yang dimiliki Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cilegon, jenis penyakit yang diperiksa di posko kesehatan diantaranya penyakit ISPA dan gangguan pernafasan, hipertensi, gastritis dyspepsia, diare, myalgia fatigue, jantung, asma, kelelahan, sakit gigi dan muntah darah.

Demikian disampaikan oleh Kepala Dinas (Dinkes) Kota Cilegon, Arriadna. Ia mengatakan, kasus yang paling banyak dikeluhkan adalah penyakit ISPA, Hipertensi dan gangguan pencernaan.

“Kebetulan baru kemarin malam (Rabu, 13/6/2019) posko sudah kita tutup. Dari hasil data di masing-masing posko kesehatan, untuk penyakit ISPA dan gangguan pernafasan sebanyak 67 penderita, hipertensi 47 penderita, gangguan pencernaan 42 penderita, jantung 5 penderita,”kata Arriadna saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (13/6/2019).

Nana sapaan akrabnya menambahkan, dari jumlah itu, 3 orang diantaranya dirujuk ke puskesmas dan 5 orang ke RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah).

“Saya pastikan kasus tahun ini jauh lebih kecil bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya,” ucap Nana.

Selama mudik Lebaran, sambung Nana, pihaknya mendirikan lima posko mudik di beberapa titik. Yakni, Terminal Merak, Land Mark Kota Cilegon, Jalan Lingkar Selatan (JLS) area Pondok Cilegon Indah (PCI), JLS area Ciwandan, dan Terminal Seruni.

“Posko kesehatan dibuka sejak H-7 lebaran hingga H+7 lebaran. Posko-posko kesehatan ini dilengkapi dengan peralatan kesehatan, obat-obatan serta ambulans. Apabila pemudik merasa lelah bisa beristirahat dan mengecek kondisi badan di posko yang kami sediakan,” sambungnya. (Ully/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini