Ratusan Mahasiswa Demo di DPRD Banten, Tagih Janji Politik WH-Andika

0
98

SERANG, SSC – Ratusan mahasiswa melakukan aksi unjukrasa di Gedung DPRD Provinsi Banten, Jumat (4/10/2019). Mereka berunjuk rasa menyatakan mosi tidak percaya kepada Gubernur Banten, Wahidin Halim dan Wakil Gubernur Banten, Andika Hazrumy yang selama 2,5 tahun memimpin tidak bisa menuntaskan janji-janji politiknya.

Para demosntran datang dengan menyampaikan 19 tuntutan. Diantaranya persoalan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme yang masih menggurita di Banten. Selain itu, mereka juga meminta agar permasalahan pengangguran yang masih tinggi dituntaskan. Dalam aksi itu, mahasiswa juga menyikapi janji politik baik pendidikan dan kesehatan gratis. Dua kebijakan itu masih belum pro rakyat.

“Pemerintah hanya menginginkan investor-investor masuk ke Banten, investasi-investasi masuk ke Banten tapi tidak melihat janji-janji kampanye. Semisal, pendidikan gratis, kesehatan gratis. Tidak terjadi sama sekali, malah banyak puskesmas yang kekurangan obat,” ujar salah satu orator.

Koordinator Lapangan, Sholeh menyatakan, tuntutan yang disampaikan mahasiswa juga menyoroti persoalan Proyek Stategis Nasional geothermal di Padarincang. Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTPB) Geotermal ini dinilai tidak pro rakyat karena akan merusak ekosistem pertanian.

“Kita menolak keras proyek geothermal di Padarincang. Proyek itu kita anggap tidak pro terhadap rakyat,” tegasnya.

Aksi yang tepat dilaksanakan saat Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka peringatan Hari Jadi Ke-19 Provinsi Banten Tahun 2019 tersebut mendapat pengawalan ketat aparat kepolisian. Aksi mahasiswa sempat berhenti untuk melaksanakan salat Jumat dan selanjutnya akan digelar kembali. (Ronald/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here