SERANG, SSC – Semangat nasionalisme bergelora di bawah laut Provinsi Banten dalam memperingati Hari Kemerdekaan Ke-74 Republik Indonesia. Ratusan penyelam dari berbagai elemen mengibarkan bendera merah putih di dasar laut Pulau Sangiang, Kabupaten Serang, Sabtu (17/9/2019).

Pengibaran bendera yang diinisiasi TNI AL Banten dan Persatuan Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Cilegon melibatkan berbagai institusi baik Grup 1 Kopassus Serang, Ditpolairuda Polda Banten, Basarnas Banten, Polres Cilegon, Kodim 0623 Cilegon, Komunitas Diver Banten dan elemen lainnya. Ratusan penyelam snorkel juga turut memeriahkan upacara bendera.

Para penyelam berangkat dari Anyer sekitar pukul 08.00 WIB. Sejumlah kapal patroli baik Patkamla Badak, Patkamla Panaitan, KAL Tamposo, Kapal Patroli Ditpolairud Murai, Kapal Drupada dan RIB Basarnas Banten serta kapal nelayan setempat turut mengantarkan peserta ke Sangiang. Saat tiba di lokasi, para penyelam langsung mempersiapkan berbagai peralatan. Satu persatu, penyelam langsung terjun ke dasar laut sedalam 8 meter itu.

Penyelam mengibarkan bendera merah putih di dasar laut Pulau Sangiang
Penyelam mengibarkan bendera merah putih saat upacara memperingati HUT RI Ke-74 di dasar laut Pulau Sangiang, Sabtu (17/8/2019). Foto POSSI Cilegon

Dalam upacara, penyelam berbaris di dasar laut dengan membentuk formasi tepat dihadapan tiang bendera. Upacara ini dipimpin oleh Komandan TNI AL (Danlanal) Banten, Letkol Laut (P) Golkariansyah selaku Inspektur Upacara. Bertindak selaku Komandan Upacara, Serma Saparudin dari Grup 1 Kopassus Serang.

Hadir dalam pengibaran, Wadirpolairuda Polda Banten, AKBP Noer Wiyanto, Kepala Basarnas Banten, Zaenal Arifin, Ketua POSSI Cilegon, Irfan Ali Hakim, Kapolres Cilegon, AKBP Rizky Agung Prakoso, Dandim 0623 Cilegon, Letkol Armed Rico Ricardo Sirait.

Komandan TNI AL (Danlanal) Banten, Letkol Laut (P) Golkariansyah memberi hormat saat bendera merah putih dikibarkan di bawah laut Sangiang

“Dengan semangat 17 Agustus ini, kita pererat persatuan dan kesatuan dengan mengibarkan bendera laut, membentangkan bendera di bawah laut. Ini menunjukan semangat kita. Walaupun dengan kerja keras membentangkan dengan susah payah, kemungkinan yang tidak terjadi, tetapi ini bisa terjadi. Inilah yang ingin kita tunjukan, semangat kita ingin kita contohkan untuk bangsa dan negara kita,” ujar Danlanal.

Danlanal mengatakan, pengibaran bendera merah putih di bawah laut Sangiang memiliki tantangan alam yang berat terutama arus yang kuat. Namun dengan semangat kebersamaan yang tinggi, seluruh penyelam bisa melaksanakan upacara dengan tenang dan aman.

“Pada saat pembentangan bendera tadi, arus sangat kencang. Ini tidak sama dengan membentangkan bendera di darat. Ini kita menghadapi arus, kemudian angin dan segala macamnya. Tetapi dengan semangat tadi, semua dapat terlaksana,” paparnya.

Danlanal menyatakan, keterlibatan ratusan peserta dalam upacara Hari Kemerdekaan ini sangat diapresiasi pihaknya. Banyak diantara peserta terpanggil untuk bersama-sama mengibarkan bendera di bawah laut.

Peserta memberi hormat saat bendera merah putih dikibarkan

“Antusias dari teman-teman untuk bergabung, kita tidak membatasi. Itulah yang kita harapkan, mereka pun terpanggil hatinya melaksanakan kegiatan ini,” tandasnya.

Sementara, Ketua POSSI Cilegon, Irfan Ali Hakim saat itu didampingi Ketua Panitia, Ferry Muchdiana menyampaikan terimakasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pengibaran bendera di Sangiang. Ia berharap, pengibaran dalam rangka peringatan HUT RI ini dapat membangkitkan semangat nasionalisme seluruh masyarakat untuk selalu mencintai dan melestarikan alam bawah laut yang ada di Banten.

“Tugas kita sebagai penerus bangsa, harus selalu menggelorakan semangat nasionalisme. Dengan pengibaran ini, tugas kita lah untuk selalu menjaga dan melestarikan alam yang indah di bawah laut kita ini di Banten,” tandasnya. (Ronald/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here