Ribuan warga terdampak Covid-19 baik sopir ojek online, ojek pangkalan hingga sopir angkot menerima bantuan uang tunai di Terminal Seruni, Kota Cilegon, Minggu (16/8/2020). Foto Elfrida Ully/Selatsunda.com

CILEGON, SSC –  Sebanyak 1.854 warga terdampak Covid-19 baik sopir ojek online, ojek pangkalan hingga sopir angkot menerima bantuan berupa uang tunai sebesar Rp 500 ribu.

Kasi Pengendalian dan Keselamatan Lalu Lintas pada Dishub Cilegon Faturohman mengatakan, bantuan yang diberikan kepada  sopir ojol, opang dan sopir angkot ini bersumber dari Bantuan Keuangan(Bankue) Pemprov Banten. Bantuan diberikan kepada
ojol sebanyak 762 orang, pengemudi opang sebanyak 712 orang dan supir angkot sebanyak 380 orang.

“Untuk opang yang menerima bantuan tersebar di 4 (empat) kecamatan yakni, kecamatan Ciwandan, Kecamatan Purwakarta, Kecamatan Citangkil dan Kecamatan Jombang. Sedangkan untuk kecamatan lain sudah dilakukan sejak di Juni lalu,” kata Faturohman kepada Selatsunda.com di Terminal Seruni, Minggu (16/8/2020).

Adapun total bankue yang diterima oleh Pemkot Cilegon untuk penyaluran uang tunai tersebut sebesar Rp 927.000.000. Sedangkan bantuan dari refocusing Kota Cilegon sebesar Rp 367.000.000

Baca juga  Akhir 2020, Perda Penanggulangan Covid-19 di Kota Cilegon Disahkan

“Untuk anggaran recofusing Pemkot Cilegon sudah kita (Dishub Cilegon) salurkan pada Juni lalu dengan total penerimanya sebanyak 734 orang yang tersebar di 4 kecamatan. Sementara pada Agustus ini, anggotanya dari bankue Provinsi Banten,” lanjutnya.

Fatur sapaan akrabnya ini memastikan, penerima dalam menerima bantuan tidak menerima dua kali. Bagi penerima yang sebelummya telah menerima dari ABPD Kota Cilegon dan APBN, tidak lagi menerima bantuan dari bankeu.

“Kami pastikan tidak ada yang double menerima bantuan. Kalai mereka sudah dapat bantuan dari Dinas Sosial (Dinsos), APBD atau kementrian lainya, tidak berhak lagi dapat bantuan dari Bankeu Sebelum menyalurkan bantuan ini, kami pun memastika data ke Dinsos Cilegon, masyarakat mana yang sudah dan belum menerima bantuan tersebut,” jelasnya.

Baca juga  Kecamatan Citangkil Juara Umum MTQ Kota Cilegon

Ia berharap, dengan bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat khususnya pengemudi ojek pangkalan, supir angkot dan pengemudi ojek online dalam memenuhi kebutuhanya di tengah pademi covid-19.

“Semoga covid-19 segera berlalu dan pendapatan para supir angkot, supir pangkalan dan objek online bisa kembali normal,” harapnya.

Sementara itu, salah satu supir ojek pangkalan, Anwar mengaku bersyukur dengan bantuan yang diberikan pada hari ini. Selama Covid-19, penghasilan sebagai opang terkapar.

“Alhamdulilah banget dengan bantuan ini. Karena udah lama saya tunggu-tunggu. Lumayan, buat keluarga di rumah. Akibat covid-19, saya hanya bisa kantongi uang Rp 20.000 aja setiap hari,” ucapnya. (Ully/Red)