Kondisi tempat isolasi pasien bergejala Covid-19 di Trans Hotel Cilegon, Jumat (30/10/2020). Foto Elfrida Ully/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cilegon Lia Nurlia Mahatma mengungkapkan, saat ini kondisi ruang rawat inap untuk pasien bergejala virus corona di Trans Hotel Cilegon sudah hampir penuh. Dari 48 kamar tersedia kini tersisa 12 kamar yang kosong.

Berdasarkan laporan yang dimiliki oleh Dinkes Cilegon di Wisma Isolasi Covid-19 Kota Cilegon pada Kamis, (29/10/2020) jumlah pasien laki-laki sebanyak 26 orang dan jumlah pasien perempuan 11 orang.

“Total keseluruhan pasien yang menginap di ruang isolasi Trans Hotel sebanyak 37 pasien. Dan masih tersisa 12 kamar lagi di sana (Hotel Trans Cilegon,” kata Lia dikonfrimasi, Jumat (30/10/2020).

Baca juga  Dinas Sosial Kota Serang Kebingungan Tangani Orang Gila

Lia menambahkan, untuk pasien rujukan ke Trans Hotel sebanyak 3 pasien. Yaitu pasien rujukan dari Rumah Sakit Umum Banten (RSUB) sebanyak 1 orang, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cilegon 1 orang dan Rumah Sakit Umum (RSU) Kota Serang 1 orang.

“Jika dengan kondisi ini (kamar penuh), kami (Dinkes Cilegon) telah mewacanakan akan berkoordinasi ke Wisma Atlet, Jakarta. Kita kan ada 119 yang telah terkoneksi ke Wisma Atlet,” tambah Lia.

Disinggung rencana Walikota Cilegon, Edi Ariadi akan membuka rawat inap pasien bergejala Covid-19 di rumah singgah Cikerai milik Dinas Sosial, lanjut Lia, hingga saat ini belum ada kepastian dari Gugus Tugas Percepatan Covid-19 (virus corona) tentang lokasi tersebut.

Baca juga  Pemkot Cilegon Cicil Rp 30 Miliar Beli Lahan Milik PT KS

“Belum ada keputusan lagi sampai saat ini. Tapi yang jelas, rencana kami apabila ruang isolasi penuh akan di bawa ke Wisma Atlet, Jakarta,” lanjutnya.

Untuk mencegah penularan covid-19, pihaknya menghimbau kepada masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan covid-19 dengan cara 3M (mencuci tangan, menjaga jarak dan menggunakan masker). (Ully/Red)