Tim SAR Gabungan baik Ditpolairuda Banten, Basarnas Banten dan lainnya melakukan pencarian laka laut KMP Nusa Jaya di Perairan Cilegon, Sabtu (31/10/2020). Foto Istimewa

CILEGON, SSC – Tim SAR gabungan melakukan pencarian korban laka laut KMP Nusa Jaya (Man Over Boat) pada hari kedua di seputaran pulau Tempurung, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, Sabtu (31/10/2020). Tim gabungan pencarian ini melibatkan Ditpolairud Polda Banten, Tim Rescue KPLP, Basarnas Banten dan PMI Cilegon.

Kasubdit Patroli Ditpolairud Banten, AKBP Saidin menjelaskan, pencarian korban di hari pertama saat psristiwa terjadi masih belum ditemukan. Saat ini pada pencarian hari kedua, tim gabungan masih fokus melakukan pencarian di seputaran Pulau Tempurung.

“Sampai hari ini Sabtu, korban masih belum diketemukan dan Tim SAR gabungan masih berusaha melakukan pencarian di seputaran pulau Tempurung,” ujarnya.

Baca juga  2023, Bank Banten Bukukan Laba Rp 26,59 Miliar

Ia menjelaskan, berdasarkan kronologis awal kejadian, satu orang penumpang KMP Nusa Jaya dengan tujuan Pelabuhan Merak ke Pelabuhan Bakahueni-Lampung terjatuh di Perairan Tempurung, Merak, Kota Cilegon-Banten. KMP Nusa Jaya sudah melakukan 3 kali putaran disekitar jatuhnya korban sekitar 30 menit tapi korban tidak terlihat.

“KMP Nusa Jaya langsung melaporkan kepada VTS Merak dan melanjutkan perjalanan menuju Pelabuhan Bakahueni Lampung.” tuturnya.

Masih menurut Saidin, Tim SAR Gabungan masih melakukan pencarian korban di TKP.
Dalam pencarian diterjunkan sejumlah peralatan pendukung diantaranya peralatan Rescue CAR, Palsar Air, Palsar komunikasi, Palsar Medis dan APD Hazmat.

“Sampai sekarang korban belum di temukan dan dikarenakan ombak dan cuaca yang kurang bersahabat kegiatan pencarian dihentikan untuk sementara waktu (kemarin-red).” paparnya. (Ronald/Red)