Aksi pencurian dum truk di Jalan Lingkar Selatan, Kota Cilegon, Sabtu (22/8/2020). Foto Screenshoot video

CILEGON, SSC – Warga Lingkungan Cikerut, Kelurahan Karang Asem, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon bernama David yang terseret kasus dugaan pembunuhan terhadap ayahnya sendiri, kembali berulah.

Pelaku diamankan Polres Cilegon diduga hendak mencuri kendaraan dump truk di Jalan Lingkar Selatan, Lingkungan Curug Masjid, Kelurahan Bagendung Kecamatan Cilegon pada Sabtu (22/8/2200) sekitar pukul 21.00 WIB.

Informasi yang dihimpun Selataunda.com, aksi pencurian dump truk warna hijau bernomor plat A 9489 X oleh pelaku awalnya tercium oleh warga setempat. Pelaku mencuri dengan naik keatas dump truk yang saat itu kunci dalam keadaan tergantung. Aksi pelaku itu tercium warga setempat.  Warga mendapati itu kemudian langsung menghampiri pelaku dan menarik turun dari dump truk.

Baca juga  Teken MoU, Kejari Cilegon Kawal Kredit Macet Milik BJB

“Itu kejadian di Bagendung, pelaku mengambil kendaraan truk yang sedang di parkir, yang kuncinya nempel di dalam kendaraan. Si pelaku saat mengambil kendaraan itu, kemudian starter langsung kabur. Demikian langsung di cegat warga,” ungkap Kapolsek Cilegon, Kompol Jajang Mulyana dikonfirmasi, Minggu (23/8/2020).

Baca : Sadis! Anak di Cibeber Bunuh Ayahnya Pakai Palu dan Gorok Leher Hingga Tewas

Petugas kepolisian setelah mendapati pelaku diamankan warga langsung turun ke lokasi.
Jajang menerangkan, pelaku yang diduga sakit jiwa ini berurusan dengan polisi bukan hanya kasus pencurian dump truk saja. Sebelumnya, pelaku pada bulan Mei lalu pernah diamankan polisi karena diduga membunuh ayahnya sendiri.

David pada kasus pembunuhan, kata Kapolsek, berkali-kali kabur setelah diserahkan ke Dinas Sosial Cilegon. Ia kedapatan beraksi dengan kendaraan RX King yang juga diduga dicurinya saat melakukan pencurian dump truk di JLS.

Baca juga  PT Krakatau Posco Tingkatkan Mutu Pendidikan di Kota Cilegon

“David ini kan ditangani Polres. Informasi dari Kejaksaan (Kejari Cilegon) kan dia harus melalui psikoologis dan dititipkan di Dinas Sosial. Pas disitu kabur. Terus berulah lagi di Kasemen. Kemudian titip ke Dinsos lagi dan kemudian kabur lagi. Pelaku saat mencuri truk, pas dibuka sepatunya masih ada rantai dan gembok,” tuturnya.

Pelaku pasca pencurian dump truk langsung diamakankan petugas. Kasus tersebut kemudian ditangani lebih lanjut oleh Satreskrim.

“Kasusnya ditangani Polres,” pungkasnya. (Ronald/Red)