20.1 C
New York
Kamis, April 16, 2026
BerandaPeristiwaSiaga Mudik Lebaran, Kemenkes Cek Fasilitas Kesehatan untuk Pelabuhan Merak-Ciwandan

Siaga Mudik Lebaran, Kemenkes Cek Fasilitas Kesehatan untuk Pelabuhan Merak-Ciwandan

-

CILEGON, SSC – Pemudik yang akan menyeberang ke Pulau Sumatra dari Pulau Jawa melalui Pelabuhan Merak dan Pelabuhan Ciwandan diprediksi meningkat pada Lebaran 2023 ini. Akan hal itu, pemerintah sudah mulai melakukan pengecekan kesiapan fasilitas dua pelabuhan di Kota Cilegon itu.

Diantaranya dilakukan oleh Kementerian Kesehatan dengan datang ke Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Banten melakukan pengecekan terhadap fasilitas dan SDM yang disiapkan untuk melayani para pemudik.

Pengecekan itu dilakukan oleh Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pada Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Maxi Rein Rondonuwu, Rabu (12/4/2023).

Dirjen P2P Kemenkes Maxi Rein Rondonuwu sebelum mengecek posko kesehatan di pelabuhan terlebih dahulu memberikan pengarahan kepada petugas KKP Banten. Maxi turut mengecek fasilitas yang disiapkan baik ambulans mobil, ambulan motor, dan berbagai peralatan kesehatan.

Dirjen P2P Maxi Rein Rondonuwu mengatakan, ada sejumlah arahan yang disampaikannya kepada KKP Banten dalam mendukung kelancaran arus Mudik Lebaran tahun ini. Kepada KKP Banten diminta tetap untuk menjalankan vaksinasi sesuai aturan yang berlaku karena status masih pandemi.

“Karena pandemi masih belum dicabut, kami masih melakukan protokol kesehatan dan menjalankan surat edaran satgas soal vaksinasi. Itu tentu tetap dilakukan,” ujarnya usai memimpin apel kesiapsiagaan di KKP Banten.

“Kami juga menyediakan posko vaksinasi. Jadi kalau (pemudik) yang belum vaksin bisa di vaksin di tempat (di pelabuhan) dan mereka bisa melanjutkan (perjalanan),” ucapnya.

Kemudian, kata Maxi, KKP Banten juga diminta betul-betul sudah mempersiapkan pelayanan kesehatan yang diberikan kepada pemudik dengan matang.

Dirjen P2P Kemenkes Maxi Rein Rondonuwu mengecek peralatan kesehatan yang akan digunakan pada mudik Lebaran

Menurutnya saat pengecekan, kesiapan KKP Banten sudah sangat baik. Kesiapan itu dilihat dari sisi SDM, sarana dan prasarana.

Termasuk, KKP Banten juga telah menyiapkan 3 Posko Pelayanan Kesehatan yang didirikan di Pelabuhan Merak, Pelabuhan Ciwandan dan Pelabuhan Bojonegara.

Bahkan, kata Maxi, pihaknya begitu kagum dengan terobosan yang dilakukan KKP Banten dengan menyiapkan ambulans motor. Menurutnya, ambulans motor sangat perlu untuk disediakan. Manakala pemudik mengalami kedaruratan kesehatan ditengah kemacetan, KKP bisa langsung pro aktif memberikan pelayanan kesehatan dengan ambulans motor itu.

“Jadi bukan hanya di posko (pelayanan kesehatan diberikan), tetapi kita proaktif kalau nanti ada laporan di macet, kemudian ada orang sakit. Seperti kejadian lalu, karena kehausan, ga mau, persiapan banyak, sudah dehidrasi, dan ada yang serangan, itu kan tidak boleh ditunda. Sehingga ambulans motor ini menurut saya sangat baik,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Banten, Ongky Sedya Dwi Sasangka menjelaskan, sebanyak 18 tim medis dipersiapkan untuk penjagaan pos kesehatan. Kedelapan belas tim kesehatan terdiri dari, 7 orang dokter, 15 orang perawat, 18 orang sanitarian, 15 oranf surveilans, 1 orang apoteker, 4 orang driver ambulan, 4 orang MMER dan 18 orang teknis lainya.

“Untuk mengantisipasi kekurangan personel, kita bekerjasama dan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan, PMI, Pramuka untuk arus mudik lebaran tahun ini. Nantinya mereka tidak terpecah-pecah senua harus bekerja sama,” pungkasnya. (Ully/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen