CILEGON, SSC – Polda Banten secara resmi melaksanakan launching Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) yang dipusatkan di wilayah Cibeber, Kota Cilegon, pada, Jumat (13/2/2026).
Irwasda Polda Banten, Kombes Pol Iwan Setiawan, mengatakan, saat ini sudah ada 76 titik SPPG tersebar di wilayah Banten. 76 titik SPPG ini, yakni, 12 titik sudah operasional, 11 titik siap operasi, 15 titik tahap groudbreaking dan 9 titik akan diresmikan.
“9 titik yang diresmikan serentak di hari ini ada di Tangerang dan Kabupaten Serang serta 2 titik di Kota Cilegon,” kata Kombes Pol Iwan Setiawan usai peresmian di wilayah Cibeber, Jumat (13/2/2026).
Lebih lanjut, Kombes Pol Iwan Setiawan, saat ini sudah ada 12 unit SPPG yang beroperasi telah melayani 43.000 penerima manfaat, yang terdiri dari, 40.000 pelajar, 3.000 ibu menyusui dan anak-anak berisiko stunting.
“Apabila seluruh 76 titik sudah beroperasi penuh, diproyeksikan sebanyak 228.000 masyarakat di wilayah Banten akan menerima manfaat dari program gizi ini,” ujar Kombes Iwan.
Menanggapi isu sertifikasi, Iwan memastikan bahwa 12 unit SPPG yang telah beroperasi sudah mengantongi sertifikat resmi yang dipajang di lokasi masing-masing. Selain itu, kesiapan sumber daya manusia juga menjadi prioritas.
“Kami baru saja melaksanakan pelatihan bagi asisten lapangan dan chef agar mereka terbiasa dan profesional dalam mengoperasikan SPPG ini,” ujarnya.
Terkait menu makanan, setiap harinya akan disajikan menu yang bervariasi sesuai arahan dari Badan Gizi Nasional (BGN). Setiap porsi telah diperhitungkan takaran kalorinya secara detail. Sebelum disajikan, prosedur pengamanan pangan (food safety) dilakukan secara ketat untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
Kata Kombes Pol Iwan, Polda Banten menargetkan 18 titik SPPG. Namun, karena dinilai sukses menjalankan program tanpa kendala menonjol, BGN memberikan kepercayaan penuh dengan menambah jatah hingga menjadi 76 titik.
“Ini adalah amanah besar. Dengan 76 titik nanti, kita targetkan lebih dari 200 ribu warga merasakan dampak langsung dari program gizi ini,” pungkasnya. (Ully/Red)





