CILEGON, SSC – Untuk menekan kecelakaan lalu lintas (lakalantas) yang sering terjadi di Jalan Lingkar Selatan, Kota Cilegon, Dinas Perhubungan) memasang sebanyak 21 barrier beton pembatas jalan.
“Kita kan tahu kalau di JLS sering terjadi kecelakaan. Oleh karena itu, kita (Dishub) Cilegon memasang berrier beton untuk tekan lantas di JLS,” ungkap Kepala Seksi Bagian Rekayasa Lalu Lintas Dishub Cilegon Fatur Sadly, kepada Selatsunda.com,” Jumat (5/10/2018).
Ia mengaku, pemasangan barrier beton ini sebagai salah satu upaya mengakomodir masukan warga sekitar. Karena di sejumlah titik sering terjadi kecelakaan dan memakan korban jiwa.
“Berdasarkan masukan warga sekitar, akhirnya kami (Dishub) memasang barrier ini di JLS,” ujarnya.
Pemasangan barrier beton ini, lanjut Fatur, akan ditempatkan di beberapa titik yang dinilai rawan kecelakaan. Barrier dipasang mulai dari arah Krenceng, Kelurahan Citangkil hingga arah Mancak, Kabupaten Serang.
“Biasanya kan kalau dari arah Mancak ke arah Krenceng lurus turus, setelah dipasang barrier beton ini, pengendara diarahkan untuk memutar. Begitu juga yang dari arah Krenceng menuju arah Mancak, kita arahakn mereka untuk memutar. Dengan begitu, bisa menekan angka kecelakaan,” paparnya.
Meski barrier ini telah terpasang, paparnya, jumlah yang dibutuhkan belum ideal. Untuk mengantisipasi laka di JLS, pihaknya perlu memasan sebanyak 150 barrier beton dan 160 rambu lalu lintas.
“Barrier beton merupakan bantuan dari perusahaan dan anggaran dari Dishub Cilegon,” pungkasnya. (Ully/Red)

