CILEGON, SSC – Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Walikota dan Wakil Walikota Cilegon dari Partai Berkarya dan PKS, Helldy Agustian dan Sanuji Pentamarta jika terpilih menjadi kepala daerah Kota Cilegon berjanji akan mundur bilamana terlibat korupsi menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).
Hal ini disampaikan bapaslon usai mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cilegon, Sabtu (5/9/2020).
Dalam kesempatan keterangan pers, bapaslon membacakan Ikrar Komitmen Baja. Dalam ikrar berisi tiga poin komitmen Helldy-Sanuji dika trrpilih menjadi kepala dan wakil kepala daerah Cilegon diperiode kedepan.
Pertama, bapaslon menyatakan tidak akan melakukan korupsi dan memperkaya diri. Kedua, bapaslon berjanji akan bersungguh-sungguh bekerja, demi mewujudkan Cilegon baru yang modern dan bermartabat.
Ketiga, paaangan Helldy-Sanuji akan siap bekerja secara transparan dan terbuka dalam membangun Kota Cilegon. Serta akan melibatkan seluruh masyarakat Kota Cilegon untuk pembangunan secara merata.
“Seluruh rakyat menjadi saksi, semoga Allah meridhoi. Kami siap mundur apabila melakukan korupsi dan memperkaya diri sendiri, keluarga maupun yang rakyat yang bersumber dari APBD Kota Cilegon. Kami pun akan bersungguh-sungguh untuk menjadikan Cilegon yang modern, bermartabat sehingga masyarakat hidup sejahtera,” ujar Helldy dengan nada semangat.
Sementara itu, Kepala Divisi Pencalonan pada KPU Kota Cilegon Elly Jumaeli menyatakan, berkas pendaftaran bapaslon Helldy-Sanuji saat pendaftaran telah langsung diverifikasi. Berkasbapaslon telah dinyatakan lengkap dan memenuhi syarat (MS).
“Syarat pencalonan kami nyatakan lengkap dan memenuhi syarat. Bagitu pula terkait syarat calon, itu lengkap,” ujarnya.
Untuk jadwal selanjutnya, kata Eli, KPU pada pada, Senin (7/9/2020) hingga Sabtu (12/9/2020) akan melakukan verikasi berkas juga melanjutkan ke tahapan berikutnya yakni tahapan pemeriksaan kesehatan.
“Hasil verifikasi ini akan kami sampaikan pada 13-14 September 2020,” tuturnya. (Ully/Red)

