Tiga besar Calon Sekda Kota Cilegon yaitu Asisten Daerah III, Dana Sujaksani, Kepala Dinas Pariwisata, Mahmudin dan Kepala BPKAD, Maman Mauludin. (Foto Grafis Selatsunda.com)

CILEGON, SSC – Tim Panitia Seleksi (Pansel) Kota Cilegon akhirnya telah memutuskan 3 besar calon Seketaris Daerah (Sekda) Kota Cilegon. Tiga dari lima calon sekda yang lolos lelang Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama, yaitu, Asisten Daerah III, Dana Sujaksani, Kepala Dinas Pariwisata, Mahmudin dan Kepala BPKAD, Maman Mauludin.

Ketua Tim Pansel Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Sekda Kota Cilegon Fauji Sanuji mengatakan, pada, Senin (12/10/2020) tiga besar calon sekda telah ditentukan. Penentuan 3 besar berdasarkan hasil rekapan dari masing-masing tim pansel dan hasil penilaian dari LAN (Lembaga Adminitrasi Negara), rekam jejak dari Inspektorat Kota Cilegon, test wawancara serta penulisan makalah.

“Pertimbangan hasil penilaian yang dinilai ini meliputi rekam jejak (dilakukan oleh Inspektorat) dengan bobot penilaian 20 persen, penilaian LAN (masalah kopeyensi) bobot penilaian 25 persen, penilaian wawancara dan penilaian pembuatan makalah. Dari 5 peserta yang mengikuti lelang Sekda, akhirnya 3 besar, yaitu, Dana Sujaksani, Mahmudin dan Maman Mauludin,” kata Fauji dikonfrimasi, Senin (12/10/2020).

Baca juga  Pemkot Cilegon Cicil Rp 30 Miliar Beli Lahan Milik PT KS

Setelah tiga besar diputuskan, sambung Fauji, penentuan siapa yang berhak menjabat sekda definitif diserahkan ke Walikota, Edi Ariadi.

“Tugas kami (Pansel) sudah selesai hanya menentukan 3 besar. Selanjutnya, tergantung Pak Walikota yang menentukan siapa dari 3 calon ini berhak menjabat sebagai Sekda Kota Cilegon,” sambung Fauji.

Sementara, salah satu Calon Sekda, Dana Sujaksani mengaku bersyukur masuk ke dalam 3 besar.

“Alhamdulilah saya bisa masuk 3 besar. Niat awal saya sebenarnya mengikuti semua tahapan dengan serius dengan sepenuh hati. Apapun hasilnya, saya kembalikan lagi ke tim pansel dan kepala daerah,” ujar Dana.

Dana mengaku, tidak ada persiapan khsusus apapun menuju penetapan 1 besar Sekda Cilegon.

“Enggak ada persiapan apapun. Semua merupakan hak dari kepala daerah mau memilih siapa dari kami bertiga. Yang penting hadus ikhlas dan legowo dengan keputusan tersebut,” pungkas Dana. (Ully/Red)