CILEGON, SSC – Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Cilegon menggerebek sejumlah bedeng dan kos-kosan yang berada di Lingkungan Sukajadi Kelurahaan Mekarsari, Kecamatan Pulomerak. Dalam razia yang digelar ini, tiga pasangan bukan suami istri diamankan.

Kepala Bidang Perundang-Undangan pada Dinas Satpol PP Kota Cilegon Sofan Maksudi mengatakan, tiga pasangan mesum yang berhasil diamankan ini telah menyalahi aturan Perda Nomor 7 tahun 2015, tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan

“Ketiga pasang ini kita amankan dari sebuah bedeng kecil. Mereka (pasangan mesum ini) sedang asyik di dalam kamar. Ketika diminta identitas suami istri, mereka tak punya,  maka kita bawa ke kantor kelurahan Mekarsari untuk selanjutnya dilakukan pendataan,” kata Sofyan kepada Selatsunda.com, Kamis (4/7/2018).

Tiga pasangan mesum tersebut, lanjut Sofyan, selanjutnya  didata dan diberi pengarahan oleh petugas agar tidak mengulangi perbuatannya.

“Kalau mereka masih mengulanginya kita akan memberikan tindakan dengan mengirim mereka ke panti rehabilitasi untuk dibina,” jelasnya.

Selain mendapati tiga pasangan mesum, petugas juga berhasil mengamankan 33 warga yang tidak memiliki KTP Cilegon. Puluhan warga tersebut dibawa ke kantor kelurahan untuk dilakukan pendataan agar bisa mengurus surat-surat tinggal di Kota Cilegon.

“Kita (Satpol PP) tidak akan main-main dengan hal ini. Jika mau tinggal di Kota Cilegon harus memenuhi persyaratan tinggal menetap dan memiliki KTP Cilegon. Bila hal ini tidak dilakukan oleh mereka, maka kami tidak akan segan-segan untuk mengembalikan mereka ke daerah asal,” tegasnya.

Sementara itu, Kasi Tapem Tratibum Kelurahan Mekarsari Ujang Suhandi memaparkan, tiga pasangan mesum yang didapatkan dari hasil razia tersebut diminta untuk melakukan penandatangan surat pernyataan tidak akan mengulangi kembali.

“Mereka yang tertangkap saat ini diminta untuk menandatangani surat pernyataaan untuk tidak mengulangi kembali. Jika, terulang kembali maka hukuman yang didapatkan akan lebih berat lagi,” ucapnya.

Ujang mengaku, tiga pasangan mesum tersebut bukan warga Cilegon melainkan warga Depok, Jakarta dan Bekasi.

“Pas kita lihat KTP-nya, mereka itu bukan warga Cilegon tapi justru dari warga luar Cilegon,” tandasnya. (Ully/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here