CILEGON, SSC – Tim Ekspedisi Desa Tangguh Bencana Tsunami dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akan menyambangi Kota Cilegon. Rencananya, tim ekspedisi akan menggelar sosialisasi kepada maayarakat di Lapangan Lebak Gede, Kecamatan Grogol, pada Kamis (15/8/2019) mendatang.
Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan
Badan Penanggungan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cilegon, Gayatra Lubay menyatakan, ekspedisi desa tangguh bencana tsunami merupakan agenda penting BNPB Pusat. Sebelum dijadwalkan akan tiba di Cilegon, tim ini telah mengunjungi 584 desa, 149 kecamatan dipesisir pantai seluruh Pulau Jawa.
“Rabu dan Kamis kami akan kedatangan tim ekpedisi Destana Tsunami. Mereka akan melakukan berbagai kegiatan, dari penyebaran kuisioner kesiapan menghadapi bencana hingga sosialisasi,” katanya saat memberikan pemaparan dalam Rapat Koordinasi di Aula BPBD, Selasa (12/8/2019).
Gayatra menuturkan, untuk mempersiapkan kedatangan tim ekspidisi ini, BPBD Cilegon tengah melakukan koordinasi ke seluruh elemen baik dari unsur pemerintahan maupun unsur masyarakat untuk mempersiapkan pelaksanaan kegiatan.
“Koordinasi terus kita lakukan untuk mempersiapkan seluruh elemen dalam menyambut tim ini. Nantinya, tim ekspedisi ini dari BNPB akan memberikan petaka Destana Tsunami pada Rabu (14/8/2019) di Marbella, Anyer,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Seksi (Kasi) Pencegahan BPBD Kota Cilegon, Utang Sutardi mengaku, terpilihnya Cilegon sebagai lokasi penutupan ini, lantaran, Cilegon masuk dalam wilayah paling barat Pulau Jawa sebelum kearah Pulau Sumatra.
“Kami ingin semuanya siap, termasuk saat ada pertanyaan atau kuisioner dari tim destana pusat, sehingga kesiapsigaan bencana di Kota Cilegon dinilai baik,” singkatnya. (Ully/Red)

